Suara.com - Salah satu jenis tanaman hias yang paling banyak dicari oleh pecinta tanaman hias adalah Philodendron. Philodendron adalah tanaman merambat dalam satu keluarga yang sama dengan Pothos. Philodendron dari kata philo (pohon) dendron (cinta), diterjemahkan menjadi “pohon cinta” mungkin karena daunnya berbentuk hati.
Philodendron tumbuh lebih mudah menurun dari pot atau wadahnya seperti tanaman merambat yang menjadikannya sebagai tanaman gantung yang bagus. Philodendron lebih murah dan mudah untuk ditanam dalam beraneka ragam varietas. Sebelum merawatnya, kenali beragam jenis Philodendron paling dicari dan populer seperti dikutip Suara.com dari You Had me at Gardening, Selasa (31/8/2021).
1. Philodendron hederaceum
Nama lain: P. Scandes, Heartleaf, Sweetheart
Asli: Karibia dan Amerika Selatan
Hederaceum merupakan salah satu jenis philodendron yang paling terkenal. Seperti namanya, jenis ini memiliki daun berbentuk hati warna hijau mengkilap yang menakjubkan. Kemampuannya dapat melacak atau merambat hingga ketinggian 4 kaki atau 1,2 meter.
Perawatan jenis philodendron ini sangat mudah bagi pemula. Jika ujung Heartleaf memanjang, bisa potong menggunakan jari atau gunting untuk memicu pertumbuhan baru dan menjadi lebih lebat.
2. Philodendron Erubescens
Nama lain: Pink Princess, Blushing, Red-leaf
Asli: Kosta Rika, hutan hujan Amerika Selatan
The Pink Princess atau Blushing Philodendron adalah jenis philodendron paling dicari karena cantik dan eksotis. Sebagai tanaman hias rumahan, pink princess bisa merambat hingga 5 kaki atau 1,5 meter.
Baca Juga: Cukup Berbahaya! Ketahui Ciri-ciri Aglonema yang Diserang Hama Kutu Putih
Warnanya beragam dari hitam atau hijau tua campur merah muda. Bagian daun berwarna merah muda akibat kekurangan klorofil dan untuk menyeimbangkan warnanya dengan paparan cahaya tidak langsung. Tanaman hias ini sangat direkomendasikan untuk tampilan tanaman indoor di rumah atau kantor yang mencolok.
3. Philodendron Bipinnatifidum
Nama lain: P. Selloum, Hope Plant, Lacey Tree
Asli: Amerika Selatan
Jenis philodendron ini merupakan tanaman tropis non-perambat yang ditanam sebagai tanaman lantai di daerah beriklim sedang. Jika ingin merawatnya, kamu perlu ruangan luas karena philodendron ini bisa tumbuh selebar 1,5 meter!
Daunnya dramatis berukuran besar dengan lobus yang dalam. Pertumbuhan daunnya menghadap cahaya. Sehingga untuk perawatannya dengan memutar tanaman secara teratur dan menjauhkannya dari sinar matahari langsung supaya daunnya seimbang.
4. Philodendron Brasil
Nama lain: P. Cream splash, P. Silver stripe
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata