Bung Tomo dikenal dengan orasinya yang sangat bergelora, sehingga dapat membangkitkan semangat para pejuang.
Pertempuran Surabaya mencapai puncaknya pada 10 November 1945. Atas semangat, keberanian, dan jiwa patriotik dari para ulama, santri, dan arek Suroboyo lainnya, tanggal 10 November kemudian dijadikan sebagai Hari Pahlawan.
Setelah Surabaya, berbagai daerah pun ikut angkat senjata melawan tentara-tentara sekutu.
Salah satu diplomasi yang dilakukan adalah Konferesi Meja Bundar pada 2 November 1949, di sanalah akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.
Padahal di beberapa perjanjian sebelumnya Belanda dan sekutu terus berkhianat, mengingkari kemerdekaan Indonesia.
Proses inilah yang disebut revolusi Indonesia, terjadi dan dimulai tahun 1945, sejak Soekarno membacakan teks proklamasi, sampai Belanda dan para Sekutu mengakui kedaulatan Indonesia pada akhir tahun 1949, yang membutuhkan waktu hingga 5 tahun lamanya.
Tahap revolusi Indonesia
- Revolusi Indonesia adalah suatu masa perjalanan sejarah Indonesia modern yang singkat.
- Revolusi Indonesia berlangsung selama 5 ahun dan dampaknya cukup besar bagi sejarah Indonesia ke depannya.
- Semua golongan bersatu tanpa memandang etnis, suku, agama,usia, jabatan, dan juga ideologi pada masa revolusi Indonesia.
- Revolusi Indonesia terbagi menjadi dua karakteristik, perjuangan secara fisik dan perjuangan secara diplomasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?