Suara.com - Kondisi pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar bagi banyak brand dan pelaku usaha di Indonesia. Hal ini menyebabkan para pelaku usaha harus melakukan berbagai adaptasi dan inovasi guna mempertahankan bisnisnya di pasaran. Namun, tidak demikian dengan Buttonscarves. Brand lokal ini mengaku tidak mengubah banyak strategi bisnis selama pandemi berlangsung.
Hal ini karena Buttonscarves telah fokus mempercayakan penjualan produknya melalui platform e-commerce dari awal berdiri, salah satunya dengan ZALORA, sehingga tidak merasakan dampak yang begitu besar ketika pandemi melanda.
Buttonscarves sendiri merupakan brand yang memiliki fokus penjualan produk premium lifestyle bagi wanita, seperti scarf, sepatu, tas, aksesoris, hingga pakaian melalui lini bisnis Benang Jarum.
Menurut Linda Anggrea, Founder Buttonscarves sejak awal memulai bisnis, brand-nya fokus untuk menjaga kualitas produk yang premium agar tidak kalah bersaing di pasar lokal maupun global. Tak sia-sia, kini Buttonscarves telah berhasil memiliki pelanggan di negara tetangga dan memperluas lini bisnis di ranah online.
Lalu, seperti apa langkah-langkah adaptasi yang dilakukan Buttonscarves selama pandemiagar eksistensi bisnisnya tetap terjaga? Selain menutup beberapa gerai offline sementara dan fokus pada pemasaran serta penjualan online, ada beberapa upaya atau strategi bisnis yang dilakukan Buttonscarves dari awal hingga kini menjadi salah satu brand lokal terpopuler yang ditunggu-tunggu oleh pelanggan. Ini dia:
- Fokus pada kualitas produk
- Perluas lini bisnis dan produk hingga dapat sesuai dengan berbagai preferensi fashion pelanggan.
- Bekerja sama dengan platform e-commerce guna mendapatkan berbagai dukungan penjualan dan pemasaran.
- Kolaborasi dengan sosok publik figur ternama dalam membentuk karakter brand Buttonscarves.
- Maksimalkan jalur pemasaran online seperti digital ads, live streaming, social media, dan lainnya
Tak sia-sia upaya dan inovasi yang dilakukan Buttonscarves, karena pada tahun 2021, Buttonscarves berhasil menerima penghargaan dari ZALORA dengan predikat “Best Muslim Wear Category” untuk performa bisnisnya di tahun 2020 bersama ZALORA.
Tidak berhenti di sini, bertepatan dengan Hari Solidaritas Hijab Internasional pada 4 September mendatang, Linda juga memiliki harapan bersama dengan Buttonscarves untuk dapat mendukung lebih banyak wanita muslim di Indonesia bahkan dunia.
“Buttonscarves berharap dapat menggiring image wanita berhijab agar tetap modern dan stylish sehari-hari dengan meluncurkan produk-produk berkualitas dan bervariasi. Dengan begitu kami berharap akan semakin banyak wanita muslim yang tertarik dan percaya diri menggunakan hijab, dan Buttonscarves dapat menjadi brand yang selalu mendukung mereka melalui nilai-nilai yang positif,” pungkas Linda.
Baca Juga: Busana Muslim Nyaman dan Cantik untuk Iduladha Meski di Rumah Aja
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional