Suara.com - Seorang pria mengaku bingung saat tahu pacar barunya cemburu dengan seorang teman. Meski begitu, sang pacar merasa punya alasan untuk marah.
Melansir Daily Star, pria tersebut membagikan masalah yang dialaminya di Reddit. Sang pria mengungkap bahwa ia baru saja pergi liburan dengan teman lama.
Pada unggahannya, pria ini menjelaskan bahwa ia dan teman wanita tersebut sama-sama merupakan anak asuh. Keduanya juga tumbuh besar bersama.
"Hubungan yang kumiliki dengannya tidak seperti yang lain. Tapi tidak ada romansa di sana, tidak peduli berapa banyak orang yang mendukungnya," jelas pria ini.
Seumur hidupnya, pria ini menganggap teman perempuannya sebagai saudari. Teman pria tersebut juga sudah menikah.
Masalah dimulai ketika suami sang teman menghubunginya untuk meminta tolong. Ternyata, teman pria ini ingin makan seafood tapi suaminya alergi.
"Dia (suami temanku) pergi ke luar kota minggu depan, dan aku memesan tempat di restoran seafood yang bagus. Ada juga acara musikal yang aku tahu ingin dia lihat, jadi aku membelikan tiket dan memesan satu kamar (dengan dua kasur) di hotel."
Selain itu, pria ini juga mengajak teman masa kecilnya ke museum dan mencicipi wine. Total, ia menghabiskan uang hingga 1.084 poundsterling atau Rp21 juta.
Meski mengeluarkan uang yang tak sedikit, pria ini tidak keberatan. Di sisi lain, wanita yang baru 6 bulan menjadi pacarnya marah besar.
Baca Juga: Kisah Cinta Segitiga Ini Bikin Heboh, Calon Istri Diundi dengan Lemparan Koin
"Pacarku bilang aku pasti menginginkan sesuatu dengannya karena mau menghabiskan uang sebanyak itu, tapi aku hanya suka mentraktirnya."
"Aku paham bahwa tidur sekamar di hotel dengan perempuan terlihat mencurigakan, tapi di mataku dia adalah saudari sekaligus satu-satunya keluarga yang kumiliki. Suaminya tahu dan mendukungku. Kami semua sering berinteraksi dan suaminya paham hubungan kami."
Pria itu juga kesal karena ia dan pacarnya baru 6 bulan pacaran. Di sisi lain, ia dan sang teman sudah 20 tahun saling mengenal.
"Aku pikir tidak masuk akal jika pacarku mengharapkan kencan yang mewah dan mahal di titik ini," tambahnya.
Kisah pria itu sendiri menuai beragam respons dan membuat warganet terpecah. Ada yang setuju dengan pria ini, tapi ada pula yang mendukung si pacar.
"Tips: mulai panggil dia sebagai saudarimu. Masalah di masa depan akan otomatis terselesaikan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan