Suara.com - Jadi orang yang bebas finansial tentu cita-cita kita semua. Meski bebas finansial bukan berarti hidup kaya raya dan punya banyak uang, tapi dapat membuat hidup jadi lebih tenteram dan bahagia. Apakah kamu termasuk ke dalam golongan orang yang sudah bebas finansial?
Mengutip pernyataan Robert Kiyosaki, seorang investor, usahawan, penulis dan motivator, merdeka finansial itu lebih dari sekedar memiliki uang, tetapi juga mampu dalam mengelola penghasilan, mengelola belanja, hingga mengelola aset dan utang.
Tentu saja, definisi bebas finansial setiap orang berbeda-beda, tergantung dengan kecukupan hidup masing-masing. Tapi setidaknya, seperti dikutip dari laman OJK, ada 5 ciri yang menandakan kalau kamu sudah berhasil mencapai kebebasan finansial. Apa saja?
1. Kamu tidak mencemaskan masa depan karena punya investasi
Investasi menjadi salah satu cara untuk mencapai kebebasan finansial. Investasi bisa dilakukan dalam bentuk apapun, yang penting adalah investasi tersebut harus memberikan return di atas inflasi.
2. Tenang hadapi masa pensiun karena punya dana pensiun
Siapa yang tidak ingin aman di masa tua? Semua orang pasti mengingkan masa tua yang aman secara finansial. Itu sebabnya, mempersiapkan dana pensiun sebaiknya dilakukan sejak dini ketika masih dalam masa produktif.
Ada beberapa produk investasi yang bisa dipilih, seperti deposito, reksa dana, obligasi, emas, hingga saham.
3. Siap dengan dana pendidikan anak
Karena biaya pendidikan di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, asuransi pendidikan akan membantu pendidikan anak di masa depan. Menjamin masa depan anak lewat ketersediaan dana pendidikan termasuk salah satu dari syarat menuju kebebasan finansial.
4. Punya dana darurat yang menjadi penyelamat
Dana darurat, seperti namanya, adalah dana yang bisa dipakai saat keadaan darurat. Kamu bisa menyisihkannya dengan menabung separuh dari gaji pokok setiap bulan. Dengan adanya tabungan ini, kamu tidak perlu lagi khawatir apabila mendadak membutuhkan dana besar.
5. Kesehatan dan jiwa terlindungi oleh asuransi
Hal utama yang wajib dimiliki orang bebas finansial adalah proteksi diri. Dan asuransi menjadi hal yang penting karena dapat membantu meminimalkan risiko yang mungkin terjadi di masa depan.
Asuransi kesehatan akan membantu kamu membayar biaya rumah sakit tanpa memberatkan keuangan, sedangkan asuransi jiwa membantu keluarga agar kebutuhan tetap tercukupi jika suatu saat terjadi kemungkinan terburuk.
Baca Juga: 5 Ide Bisnis Rumahan Modal Hanya Rp100 Ribu, Paling Mudah Untung
Sayangnya, poin terakhir ini berbanding terbalik dengan keadaan masyarakat di Indonesia. Asuransi masih menjadi salah satu hal yang terabaikan.
Literasi asuransi di Indonesia dinilai masih rendah, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan pada tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%. Angka ini tergolong rendah apabila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand dan Singapura.
Padahal, menurut Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer, Allianz Life Indonesia, dalam menjalani kehidupan, pasti selalu ada risiko yang akan kita hadapi, baik risiko finansial maupun risiko tak terduga lainnya. Dan saat risiko finansial terjadi, maka dapat mengganggu stabilitas keuangan.
"Asuransi menjadi penting karena bisa menjadi safety net utama kita. Karena asuransi bisa menjadi jaring pengaman utama kita ketika menghadapi risiko terjadinya kehilangan finansial dalam jumlah besar,” kata Karin, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.
Eko Endarto, perencana keuangan Finansia Consulting, mengatakan bahwa penetrasi asuransi yang masih kecil di Indonesia disebabkan oleh edukasi keuangan pribadi yang masih minim.
“Sejak kecil, di sekolah tidak ada pelajaran perencanaan keuangan pribadi selain menabung. Orangtua juga tidak mengajarkan hal tersebut. Kita hanya terbiasa memperhitungkan keuangan di perusahaan. Setelah besar, kita langsung berhadapan dengan banyak produk keuangan. Jadi, ini yang membuat susah penetrasi produk keuangan di masyarakat kita,” papar Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Siapa Pemilik Mykonos? Intip Profil Pendiri di Balik Wangi Parfum Matcha Latte yang Viral
-
Tips Menata Kamar Tidur Sesuai Feng Shui agar Kualitas Tidur Lebih Baik
-
4 Sepeda Gunung Pacific Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan dengan Frame Alloy
-
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu, Apakah Dianggap Baik atau Buruk?
-
5 Primer untuk Menutupi Pori-Pori Secara Instan, Makeup Jadi Flawless
-
5 Sunscreen yang Tidak Lengket di Iklim Panas, Nyaman Dipakai Seharian
-
Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik
-
3 Parfum Lokal Aroma Kayu Manis dengan Review Pembeli yang Positif
-
5 Sunscreen dengan SPF 50 dan PA++++ yang Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
Jangan Salah Pilih! Kenali 9 Jenis Lensa Kacamata yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda