Suara.com - Acara Puncak Professional Women’s Week (PWW) 2021 yang berlangsung 24 September 2021di Ballroom The Langham Hotel, Jakarta berjalan sukses dengan menghadirkan sejumlah tokoh perempuan terbaik di bidangnya.
Melalui acara ini, mereka bersepakat untuk mendukung sesama perempuan profesional di seluruh Indonesia, menikmati kehidupan terbaiknya dengan mengoptimalkan kontribusi multiperannya, baik di kantor dan di rumah.
Salah satunya adalah Mien Uno, pakar perempuan di bidang pendidikan dan pakar etiket yang memberikan pesan agar kaum perempuan bersatu mengatasi kondisi sulit, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
"Memang banyak yang tidak siap. Tapi perempuan adalah orang-orang hebat, memiliki mental juara. Di masa ini, sebaiknya kita jangan tergantung terus kepada suami ," kata ibunda Menparekraf Sandiaga Uno ini dalam sebuah diskusi panel PWW 2021 beberapa waktu lalu.
Senada dengan yang diungkap Dewi Motik, saat ini perempuan harus bisa meningkatkan keberdayaan dirinya, terlebih pada zaman sekarang, kaum Hawa bisa sangat hebat menjalani berbagai bisnis di banyak bidang.
"Di zaman serba digital seorang bisa mengerjakan bisnis sambil mengurus rumah tangga. Bisa sambil menyusui, sambil memasak tinggal pakai handphone. Handphone ini bisa melakukan apapun, mengirim barang bisa dengan cepat dan langsung mendapatkan uang," kata perempuan berusia 80 tahun itu.
Dewi Motik pun mengapresiasi PWW 2021 yang digelar dengan tema #akuberdaya, sebuah tema sentral yang menjadi jiwa dari semua produk dan aktivitas Nina Nugroho.
Tema ini menurutnya sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Mengingat perempuan memiliki peran penting, di mana ia harus menjaga kesehatan diri dan keluarga, sembari terus meningkatkan daya agar menjadi manfaat bagi sesama.
Sedangkan Yanti Erlangga, Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia menambahkan bahwa masa pandemi justru membuat kaum perempuan Indonesia semakin handal, tangguh sekaligus multi talenta.
Baca Juga: Ultah ke 80, Ini Pesan Mien Uno Untuk Perempuan Indonesia
"Di rumah itu seorang ibu memegang banyak peran, mulai dari menjadi ibu, istri, pengusaha, guru dan psikolog untuk anak-anaknya,” ujar Yanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana