Suara.com - Selebriti internet atau selebgram belakangan dianggap sebagai profesi menjanjikan, lantaran mampu mempengaruhi banyak orang dengan rutinitas dan kegiatannya.
Namun sebuah fenomena viral di internet karena ada seorang lelaki di Baoan, Shenzhen, China mengaku jadi selebgram hanya dengan 217 followers di akun media sosialnya.
Mirisnya, hal ini membuat lelaki tersebut merasa bangga, dan menjadikan hal tersebut sebagai penawaran untuk tidak membayar di restoran, dan menjanjikan eksposur di akun media sosialnya.
Padahal sebelumnya, lelaki tersebut datang bersama dua orang perempuan dan memesan banyak makanan, dan hanya mencicipi masing-masing menu sedikit saja.
Setelah selesai makan, lelaki tersebut menuju kasir untuk menyelesaikan tagihan. Namun alih-alih membayar, ia malah melakukan tawar menawar dengan petugas kasir, dan mengaku ia adalah selebgram dan meminta makanan digratiskan.
Seraya menunjukan ponselnya, dengan bangga ia menunjukan 217 followersnya. Tentu saja, sang petugas kasir langsung menolak permintaan lelaki tersebut.
Namun ia masih saja gigih, bahkan menawarkan untuk merekam video promosi untuk restoran. Kasir pun akhirnya meminta bantuan manajer, dan manajer juga ikut menolaknya.
Merasa kalah, lelaki tersebut akhirnya meminta potongan harga, dan dijawab oleh kasir. "Kami melakukan semua orang setara," tutur petugas kasir dikutip World of Buzz, Rabu (29/9/2021).
Kejadian ini terekam kamera CCTV pada 20 September lalu. Menunjukan lelaki tersebut merasa malu, dan diam-diam mengambil barang-barang miliknya untuk melarikan diri.
Baca Juga: Medina Zein Klarifikasi soal Minta Dijemput Polisi Pakai Alphard ke Polda Metro Jaya
Tak berdiam diri, staf menangkap lelaki tersebut dan membuatnya membayar tagihan.
Berita Terkait
-
Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!
-
Lina Lie Membangun Imperium Bisnis dari Nol dan Misi Memberdayakan Perempuan
-
Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Dari Makan Gratis hingga Pengolahan Sampah, 3 Program Nyata untuk Masyarakat
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan