Suara.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi atau (Kemendikbud Ristek) mengungkap pandemi menambah 10 kali lipat jumlah anak putus sekolah, dibanding tahun sebelum pandemi terjadi.
Hal ini diungkap Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek RI, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, bahwa peningkatan angka putus sekolah ini terjadi di tingkat SD.
Angka ini didapatkan langsung dari hasil survei kerjasama bank dunia, UNICEF, dan Kemendikbudristek.
"Tingkat putus sekolah di satuan pendidikan, ini sekitar 1,12 persen yang signifikan, dimana angka ini 10 kali lipat dari angka putus sekolah, khususnya untuk SD tahun 2019," ujar Sri saat konferensi pers Indonesia Hygiene Forum ke-8, Rabu (13/10/2021).
Mirisnya, angka putus sekolah semakin besar terjadi pada keluarga tidak mampu secara ekonomi. Kejadian putus sekolah besar ketimpangannya di barat Indonesia dan semakin tinggi kejadiannya semakin ke timur Indonesia.
Peningkatan angka putus sekolah SD di keluarga miskin ini meningkat 5 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yakni 2019.
"Potensi anak putus sekolah didominasi oleh keluarga tidak mampu secara ekonomi. Didapatkan 118 ribu anak tidak bersekolah, ini berdasarkan perkiraan bank dunia sesuai hasil analisanya," tutur Sri.
Kejadian putus sekolah ini, menurut Sri, karena pandangan berbeda di orangtua tentang program belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama di rumah, yang berarti tidak perlu bersekolah.
Sehingga kembali memulai pembelajaran tatap muka atau sekolah tatap muka adalah solusi yang bisa kembali menurunkan angka putus sekolah ini dan capaian belajar.
Baca Juga: Jumlah Siswa Putus Sekolah di Kayong Utara Meningkat, Ini Alasannya
"Pembelajaran tatap muka merupakan solusi mencegah penurunan capaian belajar," pungkas Sri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z
-
Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan
-
5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless
-
5 Parfum Evangeline Paling Wangi dan Tahan Lama Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Glossy untuk Bibir Pecah-Pecah yang Awet
-
WIC Jakarta Menjadi Tuan Rumah Pembukaan Konferensi Welcome Clubs International ke-17
-
Apakah Foundation Ada SPF-nya? Ini 4 Produk untuk Makeup Sekaligus Melindungi Kulit
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi