Lifestyle / female
Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Jennifer Gates dan Bill Gates. (Instagram/ jenniferkgates)

Suara.com - Setelah cukup lama bertunangan, Jennifer Gates, putri sulung Bill Gates, orang terkaya kedua di dunia, akhirnya resmi menikah secara Islam dengan kekasih Arab-nya Nayel Nassar.

Prosesi ijab kabul dilakukan secara tertutup di North Salem, New York, yang merupakan lapangan berkuda mewah seluas 142 hektar, senilai USD 16 atau sekitar Rp 225 Miliar, yang dibelikan oleh Bill Gates untuk Jennifer.

Tentu saja kabar ini sempat membuat publik heboh. Banyak yang berspekulasi jika kini Jennifer merupakan seorang mualaf, karena syarat sah pernikahan dalam Islam adalah kedua mempelai haruslah sama-sama seorang Muslim.

Pernikahan yang mengundang 300 tamu penting ini kabarnya juga menelan biaya hingga USD 2 juta atau sekitar Rp 28 Miliar.

Baca Juga: Bill Gates Beli Buku Catatan Idolanya Seharga Rp438 Milyar

Tentu saja, banyak yang penasaran dengan sosok perempuan bernama lengkap Jennifer Katharine Gates ini. Untuk mengetahui siapa putri dari salah satu pendiri Microsoft ini, berikut daftar fakta menarik tentangnya.

1. Hobi berkuda

Jennifer Gates hobi berkuda. (Instagram/@jenniferkgates)

Putri tertua dari tiga bersaudara ini adalah penunggang kuda ulung dengan hasrat show jumping, yang merupakan salah satu hobi orang kaya. Ia juga pernah mengikuti berbagai kompetisi berkuda, dan baru-baru ini mengikuti Longines Global Champions Tour 2018. Dia berada di peringkat 19 dalam show jumping oleh Federasi Berkuda Amerika Serikat.

Untuk mendukung hasratnya, Bill pernah mengeluarkan uang hingga USD 1 juta pada tahun 2012 untuk menyewa sebuah rumah besar di dekat festival berkuda di Palm Beach, Florida. Dia juga membeli serangkaian properti di Wellington, Florida — tempat populer bagi penunggang kuda kaya — agar Jennifer dapat berlatih di sana.

2. Masa kecil yang sederhana

Baca Juga: Ulasan Buku Think and Grow Rich Karya Napoleon Hill

Jennifer Gates. (Instagram/@jenniferkgates)

Jennifer lahir pada 25 April 1996, di Bellevue, Negara Bagian Washington AS. Dia dibesarkan di lingkungan yang sangat sederhana dan disiplin. Dia tidak diizinkan mengakses ponsel sampai remaja dan screen time-nya dibatasi hingga 45 menit pada hari biasa dan 1 jam pada akhir pekan.

Komentar