Pasien diabetes tipe 2 perlu mempertimbangkan untuk menambahkan apel ke dalam menu makanan sehat. Tentu ada kesalahpahaman umum bahwa penderita diabetes tidak boleh makan buah.
Serat larut apel dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah dan dapat meningkatkan kadar gula darah. Menurut Mayo Clinic, diet sehat yang mencakup serat tidak larut dapat menurunkan peluang terkena diabetes tipe 2 .
Selanjutnya, sebuah penelitian Experimental and Therapeutic Medicine menemukan bahwa mengonsumsi serat larut secara teratur membantu mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan kadar gula darah dan trigliserida.
5. Antioksidan dalam Apel Dapat Berperan dalam Pencegahan Kanker
Meskipun tidak ada satu cara pasti untuk mencegah kanker, apel dapat membantu mengatasinya. Apel memiliki tingkat antioksidan yang sangat tinggi, dan dalam penelitian laboratorium, antioksidan ini telah terbukti membatasi pertumbuhan sel kanker.
Public Health Nutrition menemukan bahwa makan apel secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu, termasuk kanker kolorektal, rongga mulut, kerongkongan, dan payudara.
Serat dalam apel dapat memberikan manfaat pencegah kanker. Sebuah studi Pediatrics menemukan bahwa wanita yang makan lebih banyak makanan berserat tinggi selama masa remaja dan dewasa muda (terutama banyak buah dan sayuran) memiliki payudara yang lebih rendah risiko kanker di kemudian hari.
6. Makan Apel Dapat Mendukung Penurunan Berat Badan yang Sehat
Diet kaya buah (dan sayuran) dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat atau menurunkan berat badan. Karena apel dipenuhi dengan serat makanan, yang memperlambat pencernaan dan kenaikan gula darah, membuat Anda kenyang dan cenderung tidak makan berlebihan.
Baca Juga: PPKM Level 2, Epidemiolog UGM: Risiko Naik Level jika Masyarakat Tak Patuh Prokes
Menurut laman The Lancet, orang yang makan serat paling banyak memiliki berat badan yang jauh lebih rendah. Penelitian menunjukkan bahwa wanita kelebihan berat badan yang makan tiga apel sehari kehilangan 1,22 kg (2,7 pon) setelah 12 minggu.
7. Apel Dapat Membantu Mencegah Penyakit Alzheimer
Makan lebih banyak apel yang kaya flavonoid seperti beri dan teh. Penelitian The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang dewasa berusia 50 tahun ke atas yang hanya memasukkan sedikit makanan kaya flavonoid seperti beri, apel, dan teh dalam makanan mereka memiliki kemungkinan 2 hingga 4 kali lebih besar untuk terkena penyakit ini.
Selain itu, Biomolekul menemukan bahwa quercetin, flavonoid yang ditemukan dalam apel, melindungi neuron dari kerusakan oksidatif dan juga mengandung sifat penyakit anti-Alzheimer lainnya. Tetapi, kata para peneliti, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.
Itulah beberapa manfaat buah apel yang sangat baik dikonsumsi sebagai makanan sehat harian yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123