Suara.com - Pemerintah kota Lanzhou di China menutup seluruh objek wisata dan tempat hiburan, menyusul ditemukannya kasus positif COVID-19 dari pengunjung.
Penutupan dilakukan juga karena beberapa wilayah di China dilaporkan terdapat kasus COVID-19, baik positif maupun tanpa gejala, sejak Minggu (17/10/2021).
Untuk mencegah meluasnya wabah COVID-19, tindakan pencegahan dan pengendalian dilakukan otoritas setempat, demikian media lokal.
Otoritas di Ibu Kota Provinsi Gansu tersebut memperingatkan warganya tidak meninggalkan kota itu jika tidak ada keperluan yang mendesak.
Kalau ada kepentingan yang mendesak, maka harus bisa menunjukkan kartu kesehatan dan keterangan hasil negatif tes PCR dalam 48 jam terakhir.
Karyawan perusahaan swasta dan staf instansi pemerintah di semua tingkatan di Lanzhou harus melapor jika terpaksa harus meninggalkan kota yang dikelilingi Gurun Gobi itu.
Warga sangat tidak dianjurkan mengikuti pertemuan yang melibatkan orang banyak.
Arena permainan mahyong yang biasanya melibatkan kalangan lansia, kamar mandi umum, karaoke, bar, dan tempat umum lainnya ditutup sementara.
Pertunjukan, pameran, dan kegiatan massal juga dibatalkan.
Baca Juga: Update Rabu 20 Oktober: Tambah 103, Kasus Covid-19 Jakarta Tembus 860.462 Orang
Demikian pula tempat-tempat ibadah di kota yang banyak dihuni etnis minoritas Muslim Hui itu juga ditangguhkan sementara.
Objek-objek wisata ditutup total, sedangkan paket-paket kunjungan wisata ditiadakan untuk sementara waktu.
Kereta metro bawah tanah, bus, dan transportasi publik lainnya diinstruksikan meningkatkan frekuensi keberangkatan agar tidak menimbulkan kepadatan penumpang dan semua moda transportasi harus disemprot disinfektan.
Para penumpang wajib mengenakan masker dan jendela kendaraan umum harus dibuka.
Kasus yang terjadi di Lanzhou tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di beberapa daerah.
Di Distrik Fengtai, Beijing, terdapat warga lokal yang positif COVID-19 setelah melakukan perjalanan dari Lanzhou dengan menggunakan kereta api.
Berita Terkait
-
Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!
-
China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bibir Kering Akibat Cuaca Panas? Ini 6 Rekomendasi Lipstik Bikin Tetap Lembap Seharian!
-
2.026 Pound Sterling Berapa Rupiah? Ini Nilai Mahar El Rumi untuk Syifa Hadju
-
Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju
-
5 Deretan Kejanggalan Pengasuhan di Daycare Little Aresha Jogja, Bikin Orang Tua Waswas
-
Apakah Tanggal 1 Mei 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasan dan Sejarah Hari Buruh
-
5 Rekomendasi Krim untuk Stretch Mark, Bantu Kulit Tampak Lebih Halus
-
Jadwal Libur, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama Bulan Mei 2026 Sesuai SKB 3 Menteri
-
Selain Daycare, Anak Bisa Dititipkan ke Mana yang Aman? Ini Pilihan Terbaik
-
5 Foundation Dewy Finish Murah yang Bikin Wajah Glowing Alami
-
7 Lipstik Warna Pink Peach yang Bagus, Bikin Tampilan Fresh dan Natural