Suara.com - Banyak orang percaya dengan hitungan weton jodoh. Pasangan weton paling berbahaya menjadi salah satu hal yang paling dipertimbangkan dalam pernikahan.
YouTube Channel WSA Production dengan video berjudul "Hati Hati?! Pasangan WETON JODOH PALING BERBAHAYA = #16" mengulas pasangan weton paling berbahaya dalam pernikahan. Weton jodoh dihitung berdasarkan Primbon Jawa sebagai patokan. Selengkapnya simak ulasan berikut.
Neptu Hari untuk Menghitung Weton
Untuk menghitung weton, ketahui dulu neptunya hari lahir terlebih dahulu: Minggu (5); Senin (4);
Selasa (3); Rabu (7); Kamis (8); Jumat (6); dan Sabtu (9).
Hitungan pasaran: Legi (5); Pahing (9); Pon (7); Wage (4); dan Kliwon (8).
Gabungkan weton hari laki-laki dan perempuan kemudian dibagi 7. Lalu, sisa dari hitungan disesuaikan dengan arti wetonnya. Weton jodoh: 1 (Pesthi); 2 (Jodho); 3 (Padu - sering ada cekcok); 4 (Pegat - Cerai); 5 (Pati Besan); 6 (Gunem - adu mulut); dan 7 (Ratu - penuh kebahagiaan).
Pasangan Weton yang Paling Berbahaya
Weton yang harus dihindari: hitungannya sisa 3 (Padu), sisa 4 (Pegat) dan 5 (Pati Besan).
1. Hitungan Sisa 5 (Pati Besan)
Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Weton Jawa untuk Meramal Asmara
Pasangan yang memiliki hari lahir Senin dan Kamis; Selasa dan Sabtu; serta Jumat dan Jumat memiliki weton Pati besan. Artinya, harus dihindari. Jika tetap dilangsungkan, perlu dibuang sengkolo-nya dahulu dengan tata cara tertentu.
Senin (4) dan Kamis (8) = 12 : 7 = sisa 5 yang artinya pati besan, Selasa (3) dan Sabtu (9) = 12 : 7 + sisa 5 (pati besan), Jumat (6) dan Jumat (6) = 12 : 7 = sisa 5 (Pati besan).
2. Hitungan Satuan Neptu Selawe (25): 10 dan 15
3. Hitungan Satuan Neptu 30
Contoh pasangan weton paling cocok: Minggu (5) dan Senin (4), dijumlah 9, dibagi 7 = sisa 2. Angka 2 dalam weton jodoh artinya Jodho atau berjodoh.
Demikian ulasan mengenai hitungan neptu hari lahir pasangan laki-laki dan perempuan serta arti weton jodoh yang bisa dijadikan referensi. Pasangan weton paling berbahaya seperti disebutkan, bisa dilakukan tata cara atau ruwat untuk membuang sengkolo-nya.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut