Suara.com - Saat seseorang tengah sakit, biasanya ia akan memilih untuk beristirahat di rumah. Sayangnya, tak semua orang bisa beristirahat dengan tenang di rumah saat sakit.
Para pekerja yang mendapatkan upah harian perlu tetap bekerja agar bisa membeli sesuap nasi. Tak peduli, panas terik, hujan, sakit, dan lainnya, mereka tetap harus giat bekerja.
Salah satu contohnya adalah seorang pedagang Susu Murni Nasional keliling di Seyegan, Sleman. Kisah haru pedagang susu yang tetap bekerja walau sakit itu dibagikan melalui akun Twitter @sahrizalbh.
Dalam unggahan itu, pria ini bertemu dengan pedagang Susu Murni Nasional yang masih berjualan meski hari sudah malam. Pukul 11 hingga 12 malam, pria paruh baya itu masih mengayuh sepeda dengan gerobak berisi susu murni di dalamnya.
Bahkan menjelang tengah malam, dagangan yang belum terjual masih banyak. Ditambah lagi, kondisi penjual susu murni itu sudah tak lagi prima.
Ia mengidap penyakit paru-paru yang membuatnya susah berbicara. Penyakitnya itu kerap kumat bahkan bisa menyebabkannya muntah-muntah.
Fakta tersebut cukup membuat sesak hati warganet. Banyak yang tak tega melihat kondisi pria paruh baya itu. Meski tengah sakit, ia tetap memaksakan diri mencari rupiah untuk bertahan hidup.
"Bantu dilarisi, lur. Bapaknya jualan susu murni, dibeli satu saja Alhamdulillah banget. Jam 11 sampai 12 malam masih dorong gerobak dan dagangannya masih banyak. Bapaknya punya penyakit paru-paru. Saat bicara sudah susah karena sering kumat, ini tadi udah muntah-muntah," tulis pria ini dalam cuitannya.
Unggahan tersebut pun jadi viral dan menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Kasihan! Viral Pasangan Calon Pengantin Gagal Foto Prewedding Gara-gara Lokasi Kebanjiran
"Semoga bapaknya dilindungi Allah dan banyak rezeki ya, Pak. Cepat sembuh, aamiin," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Sedih banget bacanya. Semoga beliau selalu dilancarkan rezekinya," ujar warganet ini.
"Ayo yang satu daerah sama bapaknya dilarisi dagangannya. Sering nggak tega kalau lihat pedagang udah tua begitu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Sabtu (20/11/2021), cuitan ini jadi viral dan sudah disukai sebanyak lebih dari 1.000 akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026