Suara.com - Boyband asal Korea Selatan terus menjadi perbincangan bukan hanya karena personelnya yang rupawan, tapi juga kemampuan bermusik yang mumpuni.
BTS diketahui memiliki banyak lagu hits yang mengandung pesan dan tema penting bagi generasi muda, yaitu kesehatan mental, semangat meraih mimpi hingga isu diskriminasi.
Isu-isu penting yang disampaikan BTS tercermin dari inspirasi judul lagu mereka, yang beberapa di antaranya merupakan judul buku. Apa saja?
Dilansir dari Timesofindia, berikut 5 buku yang menginspirasi lagu BTS:
1. Butterfly (Kafka on the shore karya Haruki Murakami)
Lirik lagu BTS yang berjudul butterfly secara garis besar direfleksikan dari satu atau dua plot buku ‘Kafka on the shore’ karya dari Haruki Murakami.
Buku ini menceritakan tentang seorang anak yang berusia 15 tahun yang melarikan diri untuk menghindari nasib buruknya.
Yang lebih pentingnya lagi, 3 kalimat dalam buku tersebut secara langsung merujuk pada novel, yaitu “Aku tidak tau apakah ini realita atau mimpi, kafka saya di pantai, jangan pergi ke hutan yang di sana”.
2. Map of the soul: persona (Jung’s map of the soul’ karya Murray Stein)
Baca Juga: Promosi Kripto Pakai Embel-embel BTS dan 'Army Coin', Bursa Kripto Singapura Dipaksa Tutup
Buku ini merupakan sebuah buku psikolog yang mendeskripsikan kerja dari Carl Jung yang memberikan teori dan ide mengenai jiwa manusia.
Album ‘Map Of the Soul: Persona” terinspirasi dari buku ini, terlihat dari judul album tersebut.
3. Blood, sweat, and tears (Demian karya Hermann Hesse)
Album kedua dari BTS yang bernama “Wings” berdasar dari sebuah buku berjudul ‘Demian’. Beberapa topik dari novel ini mengenai peralihan masa muda menuju dewasa digambarkan ke dalam lagu “Blood, sweat and tears”.
Buku ini menceritakan kedewasaan seorang anak laki-laki saat dia harus bertarung dengan kebaikan-kejahatan dan terang-gelap yang membahas juga mengenai korupsi serta penderitaan yang selalu ada di sekelilingnya.
4. Spring day (the ones who walk away from Omelas karya Ursula K. Le Guin)
Berita Terkait
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan