Suara.com - Sepasang suami istri memutuskan untuk membuat perubahan besar dalam hidup dengan pindah dan hidup di kapal. Hal ini mereka lakukan demi perjalanan melintasi perairan Kanada.
Dilansir dari Fox News, Taryn dan Logan Pickard, dari Pulau Vancouver, Kanada, memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan mereka dan pindah ke kapal, Mereka juga ditemani oleh anjing peliharaan berusia 10 tahun bernama Max.
Taryn, 32, mengatakan bahwa dia dan Logan, 36, pertama kali mempertimbangkan untuk pindah ke kapal ketika mereka mengunjungi Irlandia. Saat itu mereka belum memiliki pengalaman berlayar.
"Kami memperhatikan bahwa orang banyak melakukannya di sana, dan hiduo tanpa dibatasi pada satu lokasi benar-benar menarik bagi kami," kata Taryn.
Mereka mendaftar kursus berlayar kilat selama lima hari di kota mereka dan langsung memutuskan untuk berlayar. Taryn dan Logan dapat berhenti dari pekerjaan mereka karena investasi mereka di real estat.
Taryn mengatakan, mereka telah menabung uang mereka dari tiga properti yang dimiliki selama sekitar satu dekade. Tiga properti itu lantas dijual untuk mendanai pelayaran mereka.
"Daripada membeli barang-barang bagus dan pergi berlibur mahal, kami baru saja berinvestasi di properti, dan sekarang dapat hidup dari uang hasil investasi kami," kata Taryn.
Pasangan tersebut telah memiliki tiga perahu sejak mereka memutuskan untuk mengubah gaya hidup pada tahun 2019. Perahu pertama mereka terlalu kecil sedangkan perahu kedua yang memiliki tinggi 45 kaki tidak mampu menangani es berat yang akan dihadapi saat melakukan perjalanan ke utara dengan iklim yang lebih dingin.
Perahu ketiga mereka dibeli pada tahun ini dan merupakan perahu layar baja setinggi 40 kaki yang dapat menangani cuaca ekstrem.
Baca Juga: Jangan Berlebihan, Ini 4 Hal yang Perlu Dihindari saat Pacaran
Kapal tersebut memiliki dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan area dek yang besar. Taryn dan Logan menyelesaikan beberapa peningkatan di kapal di musim semi. Mereka akan mengarungi 'rumah' baru tersebut melalui pulau-pulau Kepulauan Broughton di lepas pantai timur Kanada selama musim panas.
Taryn dan Logan berencana untuk melakukan perjalanan melalui jalur barat laut ke Eropa, tetapi untuk saat ini, mereka akan terus berlayar di sepanjang pantai Kanada.
"Kehidupan di laut terasa sangat alami bagi kami dan tak satu pun dari kami ingin kembali ke kehidupan biasa dalam waktu dekat. Kami benar-benar hidup dalam mimpi," ungkap Taryn.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG