Suara.com - Indonesia kini dikenal menjadi salah satu pusat fesyen muslim di dunia. Tak terhitung brand fesyen muslim yang eksis dan masing–masing memiliki keunggulan dan ciri khas desain sendiri. Lalu, bagaimana strategi agar setiap brand bisa menyasar pasar yang tepat?
Salah satu brand fesyen muslim, Mybamus, dikenal dengan berbagai pilihan baju muslim bergaya kekinian dengan harga yang terjangkau. Awalnya, Selviana Yuswanto yang merupakan seorang sarjana desain busana, mencoba peluang usaha baru di dunia fesyen etnik seperti tie-dye pada 2011.
Usahanya kemudian berkembang seiring dengan banyaknya permintaan pelanggan untuk baju dan perlengkapan muslim atau modest wear, seperti tunik panjang dan pashmina.
Melihat tingginya potensi pasar baju muslim, Selvi pun akhirnya memutuskan fokus membuat baju muslim dan lahirlah Mybamus.
“Di awal Mybamus berdiri, belum banyak brand baju muslim yang ada di Indonesia. Tapi sekarang, sepertinya brand baru lahir setiap harinya, menunjukkan bahwa pasar baju muslim itu sangat pesat perkembangannya," kata Selvi.
Menurutnya, dulu baju muslim identik dengan tunik panjang. Namun, komunitas anak muda muslim saat ini sudah lebih terbuka untuk mengenakan dan mempromosikan model busana yang lebih kasual dan edgy. Hal ini kemudian menjadi tantangan bagi Mybamus untuk bisa terus menyediakan model busana yang sesuai dengan perkembangan pasar.
Menyasar komunitas anak muda muslim, Mybamus meluncurkan strategi agar produknya bisa menemukan pasar yang tepat.
Setelah sebelumnya berjualan melalui media sosial, Selvi dan Mybamus kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Lazada pada 2018.
Lazada kini memiliki kanal Lazada Amanah yang diluncurkan pada April 2021 lalu, dan mulai menjadi tempat umat Muslim berbelanja online untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan baju kasual untuk aktivitas sehari-hari. Keberadaan kanal inilah yang turut berkontribusi dalam mendorong kesuksesan banyak penjual yang fokus pada produk kebutuhan Muslim, termasuk Mybamus.
Baca Juga: Harbolnas 12.12, Ada Grand Battle Interaktif dan Bonus Dadakan Terbesar hingga Rp 1,2 Juta
Lazada Amanah yang memudahkan pencarian produk muslim mendukung produsen perlengkapan Muslim, mulai dari produk busana dan aksesoris, produk kesehatan dan kecantikan, hingga produk makanan dan minuman agar bisa mendapatkan target pasar tepat sasaran.
Melalui komunitas penjual Lazada Community, Selvi mempelajari bahwa fitur ‘Bisnis Analis’ dan fitur ‘Bocoran Peluang’ yang ada di Lazada Seller Center sangat berguna untuk dijadikan sebagai referensi utama dalam mengembangkan strategi bisnisnya. Dan berkat keuletan dan semangat Selvi untuk belajar, Mybamus pun mampu berkembang hingga seperti saat ini.
“Sejak bergabung di Lazada dan mengaplikasikan ilmu yang saya dapatkan, peningkatan pertumbuhan Mybamus cukup pesat. Lazada punya banyak program pelatihan yang membantu penjual meningkatkan skill berjualan online dan mampu memanfaatkan berbagai fitur yang ada secara optimal. Misalnya fitur ‘Bisnis Analis’ yang menyediakan data terkait penjualan masing-masing produk sehingga saya bisa membuat strategi bisnis yang tepat untuk Mybamus,” ujar Selvi.
Saat ini Mybamus memiliki 150 pegawai dan menerima ratusan order setiap harinya. Di musim promosi utama, penjualan Mybamus bahkan bisa meningkat berkali-kali lipat. Bahkan di kampanye 11.11 lalu, Mybamus mencatat lonjakan pesanan lebih dari 300% dibandingkan hari biasa.
Kanal Lazada Amanah memberikan peluang bagi Mybamus untuk lebih menyasar pelanggan muslim baru setiap harinya. Menurut Selvi, Lazada Amanah telah memudahkan penjual untuk menjangkau para pelanggan yang secara khusus mencari barang kebutuhan muslim, termasuk baju muslim.
Mybamus saat ini fokus menyediakan baju kasual dengan bahan yang nyaman sehingga dapat dipakai sehari-hari. Sesuai dengan permintaan pasar, Mybamus juga menyediakan pilihan fesyen formal dan mewah saat mendekati hari raya seperti Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari