Suara.com - Memiliki rekan di tempat bekerja yang cocok merupakan salah satu keuntungan untukmu. Terkadang tidak semua rekan kerja bisa dijadikan teman dekat.
Bahkan, tidak jarang di kantor bertemu rekan kerja toxic dan justru mengganggu serta merugikan. Kondisi itu tentu membuat kamu tidak nyaman berada di lingkungan tersebut. Dilansir dari timesofindia.com, berikut tipe rekan kerja toxic yang harus kamu jauhi:
1. Si burung hering
Mereka sangat ahli untuk mengambil penghargaan saat kamu menjadi satu-satunya yang bekerja keras. Mereka akan mempertimbangkanmu di situasi dimana kamu mencoba untuk menyelesaikan proyek besar. Namun, kamu akan kehabisan energi fisik dan mental untuk menyelesaikan rintangan terakhir.
Kemudian, dia datang seolah menawarkan bantuan yang tanpa kamu sadari. Lalu, dia mengirimkannya atas namanya ke atasanmu. Sama seperti burung hering, mereka akan masuk pada menit terakhir dan terbang bersama hadiahnya.
2. Si raja atau ratu gosip
Apabila tempat kerjamu berisi dengan orang-orang yang mengenal satu sama lain. Hal ini pasti akan membuat rumor beredar dengan cepat. Namun, kamu perlu tahu jika mereka menggosipkan seseorang bersamamu, maka mereka memiliki kesempatan yang sama dengan menggosipkanmu.
3. Si politikus
Politisi termakan oleh politik perusahaan. Kehidupan kerja mereka menjadi sebuah permainan, yang mana mereka terus-menerus mencoba untuk menang. Namun, mereka menghabiskan sedikit waktu untuk memenuhi tanggung jawab mereka. Mereka percaya bahwa promosi tidak berdasarkan pada kemampuan.
Baca Juga: Derita Gadis di Tangerang Korban Pelecehan Seksual Rekan Kerja, Trauma Duduk Dekat Pria
4. Si tahu segala hal
Orang-orang seperti ini akan berkembang jika orang sekitar mereka merasa tidak bisa dan rendah diri. Jika kamu semakin dekat dengan mereka, kamu seperti mendaftarkan diri ke dalam kehidupan rasa rendah diri. Mereka tidak akan menyadarimu sebagai teman mereka. Mereka memiliki ego yang besar, yang mana hal tersebut jauh lebih penting.
5. Si penikung
Mereka mengambil ide orang lain untuk terlihat baik dihadapan atasan. Mereka akan baik hati saat pertama kali. Mereka akan berusaha mengetahui bagaimana cara mengambil kepercayaanmu.
6. Si malas
Setiap kantor atau tempat kerja memiliki bagian adil dari orang-orang malas. Apakah dia seorang karyawan baik dan menjadi puas akan pencapaiannya atau malas sejak awal? Ada baiknya untukmu jangan mempedulikan orang-orang seperti ini. Mereka tidak memberikan kontribusi kepada perusahaan. Mereka hanya melaksanakan tugas kecil. Lalu, mengeluh tentang pekerjaan yang mereka miliki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental