Suara.com - Kehidupan pernikahan memang tidak selalu bahagia. Antar pasangan bisa saja ada perselisihan, salah paha, beda pendapat, atau pun lainnya. Masalah rumah tangga memang menjadi persoalan pribadi. Tapi, ada kalanya diperlukan bantuan pihak lain untuk melihat masalah secara obyetif dan menjadi penengah.
Jika bingung harus meminta bantuan kepada keluarga maupun kerabat dekat, tak ada salahnya meminta bantuan profesional seperti konseling pernikahan. Dikutip dari Metro, berikut tanda-tanda hubungan pernikahan Anda bermasalah dan perlu mendapat bantuan profesional.
1. Percakapan Semakin Kaku
Jika Anda merasa sangat sulit untuk mengobrol saat hanya berdua, mungkin ini saatnya untuk mendapatkan bantuan, kata konselor pernikahan Hilary Sims. Perasaan lebih berminat mengangkat telepon atau melihat media sosial daripada berbicara dengan pasangan juga bisa jadi tanda-tandanya.
''Atau jika pasangan bertanya bagaimana kabar Anda, Anda hanya memberikan jawaban standar "OK" karena tidak ingin benar-benar memberi tahunya.Tapi karena Anda hanya ingin membuat percakapan sesingkat mungkin," kata Hilary.
2. Tidak Lagi Tertarik Pada Hal yang Sama
Kondisi seperti itu bisa terjadi setelah anak-anak makin dewasa dan tidak lagi tinggal dengan orangtua. Menurut Hilary, pada saat itu bisa saja salah satu pasangan merasa sulit untuk menemukan sesuatu untuk dilakukan bersama.
''Ketika Anda memiliki anak, Anda akan pergi melakukan hal-hal bersama karena anak-anak. Tetapi sekarang hanya ada Anda berdua, mungkin tidak ada kesenangan dalam melakukan kegiatan ini," katanya.
3. Tidak Lagi Memiliki Hubungan Intim
Baca Juga: Tetap Profesional, Laki-laki Ini Jadi Fotografer di Pernikahan Mantan
Hilary menambahkan bahwa indikator lainnya adalah hilangnya keinginan untuk berhubungan intim satu sama lain.
Kurangnya hubungan intim bisa makin dirasakan saat anak-anak tak lagi tinggal bersama.
"Ketika Anda memiliki keluarga di rumah, mungkin tidak ada waktu untuk fokus pada kurangnya hubungan intim," ujar Hilary.
4. Lebih Senang Pergi dengan Teman
Tanda berikutnya adalah prioritas. Ketika Anda atau pasangan lebih mementingkan orang lain daripada pasangannya, itu menjadi tanda paling jelas.
Bahkan, jika salah satunya sampai tidak ingin pulang dan menghabiskan waktu bersama lagi di rumah ataupun tempat lain, hal itu menjadi tanda bahaya lainnya.
"Mungkin Anda menghabiskan waktu hanya berjalan-jalan di toko-toko setelah selesai berbelanja, hanya untuk menjauh dari rumah. Atau perasaan tidak lagi menikmati suasana di rumah, meskipun suka berada berdiam diri di rumah," jelasnya.
Berita Terkait
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis