Suara.com - Saat media sosial sedang jadi tren, seringnya ingin menulis caption di media sosial harus pikir berulang kali. Apalagi jika harus menulis caption dalam bahasa Inggris, tantangan jadi bertambah berat.
Tapi pertanyaannya, sudahkah Anda mengetahui apa itu caption?
Mengutip Ruang Guru, Senin (3/1/2022) caption adalah teks pendek yang terletak di bawah gambar dan digunakan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan isi dari suatu gambar.
Caption sering ditemukan dalam beberapa media seperti berita, majalah, atau buku. Sebuah gambar mungkin menceritakan banyak hal, dan dapat dicerna dengan berbeda oleh setiap orang yang melihatnya.
Caption juga pada umumnya disimak lebih dahulu oleh pembaca, bahkan lebih daripada konten itu sendiri. Oleh karena itu, caption merupakan tulisan yang penting, dan harus memenuhi standar akurasi.
Kejelasan dan kelengkapan informasi serta penulisan yang baik juga dibutuhkan, terlepas dari kalimatnya yang singkat.
Cara Menulis Caption Foto dalam Bahasa Inggris
1. Tulis Keterangan Informatif
Sebisa mungkin jelaskan informasi-informasi penting dan relevan, agar orang yang melihat foto mendapat konteks tambahan yang berhubungan dengan gambar.
Baca Juga: Sejarah Alat Komunikasi dari Masa ke Masa, Dulu Hanya Gunakan Sinyal Asap!
Beberapa informasi tambahan yang bisa disertakan, bisa mengikuti acuan dari 5W + 1H, yakni apa, siapa, di mana, kapan, mengapa dan bagaimana.
Jika foto sudah menjelaskan beberapa dari informasi tersebut, maka caption harus menjelaskan informasi yang tidak ditemukan dari foto.
2. Harus Ditulis Sesuai Fakta Kejadian
Salah satu aspek terpenting yang harus dipenuhi dalam menulis caption adalah kebenaran informasi. Jika menggunakan informasi yang salah, foto tersebut bisa tidak dipercaya orang.
Jika akan mengunggah atau mencetak foto dari fotografer lain, pastikan sudah mengecek fakta dari keterangan dalam gambar. Sebaiknya, jangan gunakan informasi yang tidak diyakini kebenarannya.
3. Menggunakan Simple Present Tense
Karena teks caption ditulis untuk menerangkan informasi secara aktual dan berdasarkan fakta, maka penting untuk hanya menuliskan kalimat Simple Present Tense.
Selain karena faktor fakta dan aktual, bentuk kalimat tersebut merupakan kalimat yang umum dan mudah dipahami oleh pembaca, sehingga sangat cocok untuk digunakan ketika menulis caption.
Contonya: Kaylee Cornett reaches out to her foster kitten in her mother’s bedroom in Hanover, PA, Nov. 13, 2020. (Photo by Camille Desanto)
4. Kenali Sosok Utama di Foto
Jika dalam foto terdapat orang penting, harus mengenali sosok tersebut, disertakan nama sosok tersebut. Jika tidak mengetahui nama sosok tersebut bisa dengan menjelaskan jabatan atau peran dari orang di dalam foto tersebut.
Hal terpenting yaitu, pastikan semua nama yang dicantumkan dieja dengan benar dan memiliki keterangan yang tepat.
5. Beri Tanggal Foto Bersejarah dengan Benar
Hal terpenting yang kerap dilupakan, yaitu memberi keterangan waktu dan tanggal foto, khususnya pada foto yang memiliki nilai sejarah.
Melalui menulis keterangan tanggal dan waktu, dapat memberikan konteks cerita dari sudut historis dalam caption.
Tanggal dan waktu secara detail sangat baik, atau jika sumber belum memadai, setidaknya tahun diambilnya foto tersebut.
Selain itu, perlu juga mencantumkan pemilik foto atau lembaga yang memegang hak cipta dari foto tersebut. seperti museum, arsip, organisasi, atau lainnya.
6. Sertakan Sumber atau Kutipan
Last but not least, setiap foto minimal harus menyertakan nama fotografer yang memotret foto tersebut.
Di majalah fotografi dan publikasi aktual, foto juga disertai rincian teknis, misalnya kecepatan lensa, dan lain-lain.
Namun dalam foto kredit tidak perlu menggunakan istilah "credited to" atau "photo by". Silahkan tulis dalam format yang konsisten dan mudah dimengerti. Misalnya, bagian kredit selalu dicetak miring atau ukuran hurufnya lebih kecil.
Contoh caption: A young girl listens to speeches from the Reflecting Pool at the Lincoln Memorial during the “March on Washington” for the 57th anniversary of Rev. Martin Luther King Jr.’s “I Have a Dream” speech held on August 28, 2020. (photo by Sarah Baker).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
-
5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
-
Terpopuler: Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa, Asal-usul Istilah Mudik
-
Saat Generasi Muda dari 25 Negara Bicara Isu Penting Global di Panggung Diplomasi Internasional
-
Bedak Apa yang Tidak Luntur saat Berkeringat? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Baju Lebaran Ash Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 4 Kombinasi Terbaik untuk Hari Raya
-
Bagaimana Cara Membuat Susu Kurma? Ini 5 Rekomendasi Kurma yang Enak tanpa Gula Tambahan
-
Apa Beda Tinted Sunscreen dan Skin Tint? Intip 5 Rekomendasi Produk Terbaik
-
Niat Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
-
Bolehkah Tarawih di Masjid Lalu Salat Witir di Rumah? Ini Penjelasannya