Suara.com - Kulit kering menjadi keluhan yang banyak dialami masyarakat. Salah satu faktor penyebab kulit kering adalah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
Kondisi ini terjadi karena kulit mengandung sekitar 30 persen air, yang berkontribusi pada kekenyalan, elastisitas, dan ketahanannya. Karenanya, kulit yang terhidrasi dengan baik dapat membuat kulit tampak sehat dan lebih lembap.
Nutritionist, Member of the Dietetic Advisory Board and Outer Nutrition Advisory Board, Herbalife Nutrition Aria Novitasari mengatakan, ada banyak cara untuk memastikan kulit terhidrasi dengan baik.
Salah satunya seperti menggunakan produk perawatan kulit yang tepat sesuai jenis kulit dan mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan kulit.
"Jika kulit terlihat kering, bersisik, atau teriritasi, mungkin sudah waktunya untuk memperhatikan hidrasi dan kebiasaan makan Anda," kata Aria dikutip dari siaran pers Herbalife, Sabtu (15/1/2022).
Selain minum setidaknya 8 gelas cairan, pastikan juga selalu jaga pola konsumsi yang didominasi oleh makanan kaya akan antioksidan seperti vitamin A, C, dan E.
Ingin tahu harus mulai dari mana? Berikut daftar makanan kaya akan kandungan air yang bisa dicoba sebagai pendamping cairan yang diperlukan tubuh:
1. Semangka
Semangka merupakan buah yang kandungan airnya tinggi atau lebih dari 90 persen. Semangka juga mengandung mineral dan fitokimia seperti likopen, vitamin C, dan beta karoten yang dapat mendukung kesehatan kulit.
Baca Juga: 4 Manfaat Vitamin E untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit, Mencegah Keriput!
Dibandingkan tomat, stroberi, atau jambu biji, semangka menawarkan jumlah antioksidan lebih baik. Anda dapat menikmati semangka sepanjang tahun sebagai camilan atau mencampurnya dengan bahan lain untuk smoothie yang lezat dan menyegarkan.
2. Jeruk
Jeruk memiliki berbagai bermacam rasa, seperti manis atau asam, dan juga memiliki tekstur yang unik. Jeruk sangat baik jika selalu ada di dalam daftar belanjaan, untuk persediaan buah di rumah.
Seperti semangka, mereka mengandung banyak air (80-89 persen) serta vitamin C. Jeruk bisa dibawa kemana saja dan bahkan dikupas tanpa pisau.
3. Sayuran
Orang tua kita sering menyuruh kita untuk makan sayuran, tapi perlu diketahui bahwa sayuran juga berkontribusi pada kesehatan kulit kita.
Sayuran tertentu memiliki kandungan air yang tinggi, seperti bayam (90-99 persen) serta wortel dan brokoli (80-89 persen). Cobalah untuk selalu memasukkan sayuran ke dalam makanan sehari-hari Anda.
4. Yogurt
Selain dapat membantu kesehatan pencernaan, yogurt juga berkontribusi pada asupan cairan. Karena satu porsi yogurt mengandung sekitar 80-89 persen air.
5. Acar
Acar biasanya disajikan sebagai pelengkap makanan dan sebagai penambah rasa. Tahukah Anda bahwa acar juga berkontribusi pada kandungan air keseluruhan makanan? Acar mengandung lebih dari 90 persen air.
Volume ini berasal dari proses fermentasi yang sering kali mencakup penambahan bentuk cair dan bumbu lain untuk membantu mempertahankan atau meningkatkan kadar airnya.
6. Salad Buah dan Sayuran
Memulai kebiasaan baru, seperti menyajikan salad sebagai makanan pembuka sebelum hidangan utama. Anda bisa mencoba salad buah, salad sayuran, atau kombinasi keduanya.
Selain meningkatkan nafsu makan, salad yang mengandung buah dan sayuran segar juga berkontribusi pada asupan cairan. Faktanya, selada, yang biasa digunakan dalam salad, mengandung lebih dari 90 persen air.
7. Sup
Sup adalah makanan pembuka lain yang bisa ditambahkan ke makanan. Semangkuk sup hangat sebelum makan malam dapat membantu meringankan sistem pencernaan, sehingga siap menerima hidangan utama.
8. Smoothie atau Protein Shake
Shake adalah cara yang bagus dan nyaman untuk meningkatkan asupan cairan. Anda dapat menyesuaikannya dengan selera anda, jika buah favorit Anda tidak ada dalam daftar ini, Anda dapat mencampur bahan sendiri dan bahkan menambahkan bubuk protein.
Banyak buah-buahan yang tidak hanya tinggi kandungan airnya, tetapi juga menyediakan serat. Jika belum pernah melakukannya, cobalah buah tropis yang eksotis setidaknya sekali.
Durian adalah buah favorit lokal di Asia Tenggara dan menyediakan vitamin C, B dan banyak potasium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jadwal Salat Lima Waktu di Jakarta Hari Ini, Buka Puasanya Jam Berapa?
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Februari 2026, Apakah Ada Shio Kamu?
-
4 Zodiak Paling Beruntung 23 Februari 2026, Aquarius Hoki Berkat Satu Keputusan Ini
-
Apa Arti 2N+1? Istilah yang Muncul dalam Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas LPDP
-
Kapan Batas Waktu untuk Sahur? Pahami agar Puasa Tetap Sah
-
BCA Tutup Jam Berapa Selama Ramadan 2026? Ini Jadwal Operasionalnya
-
Terpopuler: Arya Iwantoro Anak Siapa hingga Bolehkah Tidak Tarawih Karena Kerja Shift Malam?
-
Apakah Jam 19.00 Masih Bisa Sholat Maghrib? Ini Batas Waktu yang Shahih
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Deodorant yang Tidak Bikin Baju Kuning, Mulai Rp12 Ribuan