Suara.com - Nama Putri Tanjung jadi trending topic di Twitter usai mengaku pernah rugi Rp800 juta saat berbisnis. Bahkan putri Chairul Tanjung itu sampai mengurung diri di kamar berhari-hari.
"Saya pernah rugi besar sebanyak Rp800 juta karena berbisnis. Saat itu saya sedih banget sampai mogok kerja dan mengurung diri di kamar selama dua sampai tiga hari," ungkap Putri di salah satu acara televisi nasional.
Perlu diketahui merugi acap kali jadi makanan sehari-hari para pebisnis. Biasanya dengan begitu, mereka akan memutar otak untuk mengatasinya sehingga bisa kembali stabil.
Tapi sayangnya, banyak pebisnis yang kerap tidak menyadari bahwa usahanya sedang merugi, sampai akhirnya di titik benar-benar jatuh dan sulit untuk bangkit.
Sehingga pebisnis perlu banget untuk tahu tanda peringatan bisnis sedang merugi atau bermasalah, dan perlu segera ambil tindakan, mengutip Forbes sebagai berikut, Rabu (19/1/2022).
1. Pergantian Karyawan Sangat Cepat
Jika Anda melihat karyawan yang dengan mudah keluar dan masuk perusahaan, maka itu salah satu peringatan. Ini karena biasanya karyawan lebih cepat sadar bahwa perusahaan yang menaunginya sedang bermasalah.
Meskipun pergantian karyawan adalah hal wajar, tapi retensi atau menahan karyawan tetap loyal adalah hal yang penting untuk perusahaan.
Tapi jika mereka tidak nyaman karena melihat adanya ancaman di masa depan, tampaknya pebisnis harus lebih waspada.
Baca Juga: Hari Ini, Harga Minyak Goreng Rp14.000 per Liter Berlaku di Retail Modern
2. Uang Usaha Menipis
Keuntungan juga jadi salah satu tanda bisnis bisa berjalan dengan lancar, tapi jika kas atau pendapatan perusahaan terus menerus rendah atau bahkan tidak ada, maka itu tanda bisnis mulai goyah.
Solusinya carilah pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan perusahaan. Atau pikirkan apakah harga yang ditetapkan terlalu mahal, terlalu murah atau bahkan target konsumen salah.
3. Terus Menghadapi Masalah
Anda merasa aneh, belakangan sebagai pebisnis terlalu sering menyelesaikan masalah yang harusnya bisa diselesaikan oleh para karyawan, ini jadi tanda yang perlu diperhatikan.
Memang setiap pengusaha pasti akan menghadapi masalah, tapi anehnya masalah datang tanpa henti, maka segeralah temukan akar masalah, sebelum masalah membesar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
5 Bedak Waterproof yang Tahan Lama dan Anti Luntur, Tak Perlu Repot Touch Up
-
Wisata Spiritual di Jakarta: Dari Tzu Chi hingga Taman Doa, Perjalanan Menenangkan di Tengah Kota
-
5 Krim Kolagen untuk Atasi Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Kencang
-
5 Parfum Mykonos untuk Pria dengan Aroma Maskulin
-
5 Cushion dengan Isi Paling Banyak, Lebih Awet dan Tidak Cepat Retak
-
Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran
-
5 Pilihan Bedak Tabur Harga di Bawah Rp50 Ribu untuk Harian
-
5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat
-
4 Zodiak yang Paling Bersinar 10 April 2026, Siap-siap Banjir Keberuntungan!