Suara.com - Suhu yang dingin menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang senang berpetualang ke alam bebas, seperti pegunungan atau daerah dengan musim dingin yang indah. Keadaan ini umumnya bisa diatasi dengan pemilihan pakaian yang dapat melindungi tubuh dari cuaca ekstrim.
Namun ternyata hal itu dianggap belum cukup, karena dibutuhkan pakaian yang tak hanya mampu melindungi tubuh, tetapi tetap nyaman.
Melihat kebutuhan tersebut, Columbia Sportswear memperkenalkan teknologi terbaru, Omni-Heat Infinity, sebuah evolusi dari teknologi Omni-Heat Thermal-reflective yang sebelumnya telah diterapkan pada produk-produk Columbia Sportswear.
Omni-Heat Infinity terinspirasi oleh teknologi reflektif yang digunakan oleh NASA, di mana pola titik-titik logam berwarna emas pada bagian dalam dapat memantulkan dan mempertahankan panas tubuh alami serta memberikan kehangatan instan.
"Sistem inovatif ini memungkinkan pakaian tetap ringan tanpa mengurangi kemampuan bernapas atau menambah volume pada saat digunakan," ujar Helmi Mugni , Brand Manager Columbia Sportswear Indonesia beberapa waktu lalu.
Teknologi terbaru dari Columbia Sportswear yaitu Omni-Heat Infinity dapat membantu penggunanya agar tetap hangat saat berkegiatan dalam kondisi dingin seperti pendakian gunung, perjalanan ke dataran tinggi, maupun berlibur ke negara beriklim dingin.
Teknologi ini, lanjut dia sangat cocok bagi penggemar kegiatan outdoor di Indonesia. Ini kata Helmi juga merupakan adalah pengembangan dari teknologi Omni-Heat Thermal Reflective Warmth.
Kini dengan lapisan berwarna gold, bukan hanya secara visual saja yang berubah, tetapi Omni-Heat Infinity diklaim sekitar 30 persen lebih hangat dibandingkan dengan seri sebelumnya, tanpa mengurangi kemampuan breathability dan tetap terasa ringan.
Lapisan berwarna emas pada seri Omni-Heat Infinity ini tidak hanya diterapkan di jaket saja tetapi juga pada topi, sepatu, sarung tangan dan lainnya.
Baca Juga: Potensi Hujan Es, Pekan Depan Jalur Pendakian Gunung Tambora Mulai Ditutup
Jadi, dengan memakai produk yang berteknologi ini, tidak perlu lagi menggunakan banyak lapisan pakaian pada saat berada di daerah bersuhu atau iklim dingin, cukup dengan layering system standar.
Teknologi ini diluncurkan Columbia Sporstwear pada koleksi musim Fall dan Winter 2021 dengan kisaran harga mulai dari Rp2,6 juta - Rp4 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
-
Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance
-
Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah
-
Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah
-
Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch
-
4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!
-
Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?