Suara.com - Pandemi Covid-19 telah memaksa berbagai bidang untuk melakukan penyesuaian, salah satunya adalah bidang pariwisata. Di penghujung 2021 lalu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyarankan agar operator wisata untuk menerapkan sistem reservasi dan mengacu pada protokol yang telah ditetapkan.
Selain itu, surat edaran Kemenparekraf juga menetapkan bahwa tempat wisata, taman rekreasi dan tempat hiburan lainnya yang memiliki manajemen pengelolaan tetap dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal yang ditentukan Pemerintah.
Dikatakan oleh Co-founder & CEO, GOERS, Sammy Ramadhan, digitalisasi dapat menjadi kunci agar destinasi wisata dan rekreasi dapat bisa beroperasi sesuai regulasi namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Teknologi, kata Sammy, telah membantu berbagai tipe destinasi, seperti waterpark, taman hiburan, galeri, museum, tempat wisata alam dan buatan, untuk meningkatkan pendapatan dan beroperasi guna membantu pemerintah mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata nasional.
GOERS Experience Manager atau GEM Solution sendiri merupakan teknologi terintegrasi untuk manajemen pengelolaan reservasi, kunjungan dan ticketing bagi destinasi wisata dan rekreasi.
"GEM Solution mampu mengurangi kerumunan dan mencegah over kapasitas sehingga destinasi tetap dapat beroperasi sesuai dengan peraturan dan pedoman CHSE yang telah ditentukan oleh Pemerintah,"' kata Sammy Ramadhan dikutip dari siaran pers, Senin (31//2022).
Data Badan Pusat Statistik mencatat, Indonesia memiliki hampir tiga ribu destinasi wisata dan rekreasi pada 2019. Sayangnya, belum semuanya dari tempat wisata itu telah terdigitalisasi.
Sistem pengelolaan manual, kata Sammy, memiliki pilihan pembayaran yang terbatas dan sangat rentan terhadap kebocoran data serta keuangan karena masalah human error, kebocoran kunjungan karena pemalsuan tiket serta keterbatasan dalam memonitor jumlah pengunjung.
Manajemen pengelolaan digital yang terotomasi dan mandiri, lanjutnya, memungkinkan operator destinasi wisata dan rekreasi untuk memiliki sistem penjualan online dan onsite, penanganan kunjungan hingga promosi yang terotomasi, efisien dan akurat.
Di sisi lain, Co-founder & COO GOERS Niki Tsuraya Yaumi mengatakan bagaimana pandemi telah membuktikan bahwa ketergantungan industri pariwisata kepada teknologi digital semakin tinggi.
"Jika sudah terdigitalisasi, maka destinasi akan lebih mudah ditemukan dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata di Indonesia. Hal ini selaras dengan rencana Kementerian Pariwisata RI untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata nasional,” pungkasnya.
Saat ini teknologi besutan GOERS telah bekerja sama dengan lebih dari 50 destinasi wisata-rekreasi, antara lain Taman Impian Ancol, Go! Wet Grand Wisata Bekasi, Faunaland Ancol, Dunia Fantasi Ancol dan Rumah Atsiri Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
5 Zodiak dengan Hasil Ramalan Bintang Terbaik Hari Ini, Siap-siap Hoki
-
4 Foundation Tasya Farasya Approved, Ampuh Tutupi Flek Hitam Mulai Harga Rp20 Ribuan
-
Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?
-
Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama
-
Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?
-
Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder
-
5 Sepatu Puma Tanpa Tali untuk Jalan Kaki, Nyaman dan Stylish Mulai Rp600 Ribuan
-
7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
6 Cara Memilih Shade Cushion agar Hasil Tidak Abu-abu, Makeup Jadi Fresh dan Bebas Kusam