Suara.com - Seorang seleb TikTok mengklaim dia harus meninggalkan janji filler bibirnya setelah rekening banknya dibekukan. Alhasil filler di bibirnya hanya berhasil disuntikkan setengah.
Hareem Shah, seorang pembuat konten online Pakistan, rupanya menemukan dirinya di radar Badan Investigasi Federal Pakistan (FIA) setelah dia memposting video yang menunjukkan dirinya dengan dua tumpukan besar uang tunai.
Penyelidik dikatakan telah memulai penyelidikan terhadap Shah pada 12 Januari, mencurigai pembuat video itu mungkin melakukan pencucian uang. Tetapi dia baru menyadari bahwa dia tidak dapat menggunakan rekening banknya saat dia sedang menjalani filler bibir.
Dia tidak yakin apakah dia akan mampu membayar perawatan dan akhirnya berjalan keluar dari salon dengan hanya satu bagian dari bibirnya selesai.
Secara alami, Shah memposting video untuk memberi tahu 6,5 juta pengikutnya tentang situasi aneh itu.
"Saya di Inggris sekarang. Hari ini saya pergi ke dokter untuk melakukan filler bibir," kata dia.
"Dokter baru saja memasukkan filler di satu sisi bibir saya ketika saya menerima telepon dan saya mengetahui bahwa Badan Investigasi Federal Pakistan telah membekukan rekening bank saya."
Dia melanjutkan untuk menjelaskan mengapa dia memiliki cukup uang untuk menimbulkan kekhawatiran, dengan mengatakan dia telah menarik 'jumlah besar' pound Inggris untuk dibelanjakan di Inggris.
Diduga dia memilih untuk menggunakan uang tunai karena pemerintah Pakistan tidak 'meningkatkan nilai mata uang Pakistan seperti yang mereka janjikan'.
Baca Juga: Begini Penampakan Rumah Lanting Asli Kalimantan, Mengapung di Atas Sungai
Video viral tersebut berakhir sebagai peringatan bagi mereka yang berencana bepergian dengan membawa uang tunai untuk 'berhati-hati' karena 'mereka menangkap Anda'.
Shah mengajukan petisi terhadap FIA pada hari Senin, meminta agar sidang pencucian uang ditunda hingga 8 Maret, menurut media lokal.
Awalnya ditetapkan untuk 19 Januari – beberapa hari setelah FIA dilaporkan memulai penyelidikannya – tetapi pengacara Ms Shah menjelaskan vlogger berada di Inggris dan tidak akan dapat kembali ke Pakistan tepat waktu.
Pengadilan Tinggi Sindh juga mengatakan FIA seharusnya tidak mengambil tindakan paksaan terhadap Ms Shah untuk sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu