Tanaman bunga kertas atau bougenville merupakan salah satu tanaman yang kerap dipilih untuk menghiasi halaman rumah. Tentu saja pemilihan ini dikarenakan bunganya yang memiliki warna cantik dan enak dipandang.
Namun tentu saja, untuk mendapatkan tanaman bunga kertas yang tumbuh subur dengan bunganya, diperlukan perawatan yang tepat.
Dilansir dari laman amaze vege garden, beriku cara merawat tanaman bunga kertas
Bagaimana cara merawat tanaman bunga kertas alias bougenville?
Jika kamu menanam bunga kertas pada pot kecil, segera pindahkan mereka saat pertumbuhan mulai terlihat. Namun, jangan menggunakan pot terlalu besar karena terlalu banyak tanah di dalam pot saar akar belum sempurna justru membuat air tergenang yang menyebabkan akar membusuk.
Lalu, jika tanaman bunga kertas kamu tidak juga mekar, padatkan media tanamnya. Tanaman akan berbunga lebih cepat jika kamu membuat akarnya lebih padat dengan ruang gerak yang lebih sempit.
Selain itu, kamu juga perlu menjaga jadwal penyiraman, pemupukan, dan juga pemangkasan untuk membantu memaksimalkan pertumbuhan tanaman bunga kertas.
Penyiraman
Bunga kertas atau bougenville merupakan salah satu tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. Oleh karena itu, jangan menyiramnya setiap hari terutama ketika memasuki musim penghujan. Cukup sirami bunga kertas setiap 2-3 minggu sekali ketika memasuki musim penghujan.
Namun, saat melakukan penyiraman, pastikan bahwa air meresap sampai ke bagian akar terdalam dan bukan hanya membasahi permukaannya saja.
Pemupukan
Pemupukan berlebihan pada tanaman bunga kertas justru hanya akan menumbuhkan terlalu banyak cabang tanpa membuat mereka berbunga. Jika kamu ingin memupuknya, gunakan perbandingan kalium yang lebih banyak daripada nitrogen.
Pemangkasan
Pemangkasan bunga kertas sangatlah penting karena mereka hanya akan mekar di cabang baru. Jika tidak dipangkas secara rutin, bunga yang tumbuh justru akan sedikit, atau bahkan tidak ada bunga yang mekar.
Selain itu, pemangkasan juga mendorong pertumbuhan tunas baru yang membuat tumbuh tanaman semakin lebat dan bermekaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman