Suara.com - Ketika usia bertambah, tidak sedikit yang mengalami perubahan pada kulit wajah seperti timbul garis halus hingga keriput.
Berbagai macam produk kecantikan memang diklaim mampu mengurangi garis halus dan keriput, tetapi belum ada yang mampu menghilangkan permasalahan kulit tersebut seratus persen.
Pastinya, Anda tidak boleh putus asa dengan permasalahan ini, karena ada solusi alami yang bisa dilakukan di rumah.
Gaya hidup dan pola makan tentu saja mempengaruhi kesehatan tubuh dan kulit. Nah, ternyata sebenarnya ada makanan alami yang diklaim bisa cegah keriput lho. Apa saja ya, kira-kira?
Untuk lebih lengkapnya, yuk simak rekomendasi makanan yang bisa cegah keriput dan garis halus di wajah berikut, dirangkum dari laman Yukepo---Jaringan Suara.com berikut ini.
1. Nanas
Tahukah kamu nanas memiliki kemampuan ajaib dalam buat kulit cerah alami? Buah berwarna kuning ini mengandung mangan yang merupakan mineral penting untuk mengaktifkan enzim prolidase. Enzim itulah yang kemudian memproduksi asam amino atau dikenal sebagai proline yang membantu pembentukan kolagen dan meningkatkan elestisitas kulit wajah. Jadi, jangan ragu untuk menjadikan nanas sebagai buah yang wajib ada di rumah.
2. Alpukat
Buah lain yang juga perlu ada di rumah ialah alpukat. Di Indonesia, buah ini juga cukup mudah didapatkan.Kamu tak akan kesulitan jika harus mengonsumsinya tiap hari. Kandungan apa yang ditawarkan oleh buah ini? Alpukat mengandung lemak baik, antioksidan, serta anti-inflammatory fatty acids yang dibutuhkan oleh kulit agar kesehatannya tetap terjaga.
Baca Juga: Sepanjang Pandemi, Perempuan Lebih Pilih Produk Kecantikan yang Bikin Kulit Mereka Glowing
3. Sayur bayam
Sekarang, kita akan bahas soal sayuran hijau yakni bayam. Dapat mengolahnya dengan omelet, memasaknya dengan bawang putih, atau bahkan menjadikanya sebagai lalapan, bayam punya segudang manfaat. Sayur yang cukup mudah dijumpai ini akan membuat kulit terhidrasi dan memiliki beragam vitamin maupun antioksidan.
Ada vitamin A, C, dan E yang dibutuhkan kulit. Tak cukup itu, bayam juga terbukti kaya akan besi dan magnesium yang akan membantu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit.
4. Ikan salmon
Biar nggak bosan, konsumsi salmon. Selain nikmat, salmon juga dikenal memiliki kandungan anti inflammation yang tinggi. Dalam penelitian, ikan ini juga memiliki level prostagladin E2 yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Itu artinya kerusakan kolagen bisa lebih terhambat.
5. Kacang dan susu almond
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna