Suara.com - Bagi penggemar sosok Mr Bean mungkin masih ingat adegan saat ia merusak lukisan mahal dan menggambarnya menjadi sebuah gambar yang kocak? Kasus serupa dilakukan oleh seorang penjaga keamanaan alias satpam.
Ia mengaku bosan pada hari pertamanya bekerja sehingga dia merusak lukisan avant-garde bernilai jutaan dolar dengan menggambar sosok tanpa wajah yang digambarkan dalam karya seni.
Lukisan itu merupakan karya Anna Leporskaya, seorang seniman asal Uni Soviet. Lukisan berjudul Three Figures yang digambar oleh penjaga keamanan itu merupakan sebuah karya seni yang dilukis antara tahun 1932 dan 1934, dipajang di Pusat Kepresidenan Boris Yeltsin di Ekaterinburg.
Lukisan itu dipajang bagian dari sebuah pameran ketika seseorang melihat sesuatu yang aneh tentangnya pada bulan Desember tahun lalu. Three Figueres yang digambarkan dalam karya avant-garde awalnya tidak berwajah, tetapi sekarang dua dari mereka memiliki titik-titik kecil untuk mata.
Vandalisme pertama kali diketahui pada 7 Desember oleh dua pengunjung yang memberi tahu staf Pusat Yeltsin tentang hal itu, dan pencarian pelaku dimulai. Ternyata hal tersebut justru dilakukan oleh penjaga keamanan.
"Motifnya masih belum diketahui tetapi pemerintah yakin itu semacam penyimpangan kewarasan," kata Alexander Drozdov, direktur eksekutif Pusat Yeltsin.
“Untungnya, perusak menggambar dengan pena tanpa tekanan yang kuat, dan karena itu relief goresan secara keseluruhan tidak terganggu. Gambar kiri juga memiliki sedikit lapisan cat yang hancur hingga ke lapisan di bawahnya pada wajah.”
Rupanya, satpam yang tidak disebutkan namanya, yang pada hari pertamanya bekerja, merasa sangat bosan sehingga dia menarik perhatian lukisan itu menggunakan pena bermerek Yeltsin Center. Identitas pria itu belum terungkap, tetapi dia tampaknya bekerja untuk sebuah perusahaan keamanan swasta dan sejak itu dipecat.
The Guardian melaporkan bahwa tindakan vandalisme pertama kali dilaporkan oleh Yeltsin Center pada 20 Desember, tetapi kementerian dalam negeri menolak untuk mengajukan tuntutan, karena menganggap kerusakan itu "tidak signifikan".
Baca Juga: Makna Seragam Satpam Baru Warna Krem, Heboh Disebut Mirip 'Inspektur Vijay' Si Polisi India
Namun, kementerian kebudayaan kemudian mengeluh kepada kantor kejaksaan tentang kurangnya tindakan, dan penyelidikan resmi dimulai. Sekarang mantan penjaga keamanan yang bosan menghadapi denda dan beberapa bulan di balik jeruji besi.
Three Figues karya Anna Leporskaya diasuransikan sebesar 988 ribu dolar Amerika Serikat dan para ahli di Galeri State Tretyakov di Moskow memperkirakan bahwa pekerjaan restorasi akan menelan biaya 3.300 dolar Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global
-
Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya
-
Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris
-
8 Cara Memilih Shade Tinted Sunscreen yang Pas sesuai Warna Kulit Wajah
-
Mahasiswa UI Tuding Narasi Prabowo Berbanding Terbalik dengan Nasib Rakyat, Tarik Ucapannya!
-
6 Shio yang Diprediksi Ketiban Hoki dan Rezeki Melimpah pada 18 Agustus 2026
-
BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok