Suara.com - Orang yang selalu bilang 'baik-baik saja' di saat mengalami kesulitan kerap membohongi dirinya sendiri. Apa ya sebabnya?
Mengutip Learning Mind, setidaknya ada empat alasan mengapa orang bisa membohongi dirinya sendiri. Apa saja?
Apa Yang Diucapkan Tidak Sesuai Yang Dirasakannya
Pada saat mereka ditanya mengenai perasaannya, mereka akan menutupi apa yang sebenarnya terjadi. Salah satu kalimat andalannya adalah ‘Aku baik-baik saja’.
Padahal, apa yang dikatakan belum tentu sesuai yang dirasakannya. Meski demikian, mereka seringkali meyakinkan diri sendiri bahwa dirinya tidak terluka, marah, ataupun kesal. Dan mereka menutupinya itu di depan orang banyak.
Tidak Yakin Dengan Diri Sendiri
Pernahkah Anda menemukan diri Anda di waktu luang, dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukan? Jika ini terjadi, Anda mungkin sedang berbohong mengenai apa keinginan di hidup Anda.
Ketika Anda tidak tahu lagi apa yang membuat Anda bahagia, Anda telah kehilangan kontak dengan diri sendiri. Salah satunya adalah, Anda lebih mengutamakan kebutuhan orang lain dibanding kebutuhan diri sendiri.
Tidak Pernah Bisa Mengakui Bahwa Anda Salah
Baca Juga: 5 Ciri-ciri Psikopat yang Perlu Kamu Ketahui dan Waspadai, Memiliki Arogansi Tinggi!
Jika Anda mendapati diri Anda terus-menerus menyalahkan orang lain, Anda berarti sedang membohongi diri Anda. Salah satunya, Anda sulit mengakui bahwa diri Anda juga pernah salah.
Jika terus-menerus menyalah orang lain, itu artinya Anda tidak pernah mau belajar dari kesalahan di masa lalu.
Sering Tidak Pernah Punya Waktu
Jika Anda sering bilang bahwa Anda tidak punya waktu untuk melakukan sesuatu, itu artinya Anda sedang berbohong. Mengapa? Karena Anda sulit untuk membuat prioritas yang mau Anda lakukan.
Ingatlah, bahwa di luar sana ada banyak orang yang sedang berjuang dengan impiannya. Kalau mereka bisa, mengapa Anda tidak?
Berita Terkait
-
Predator Berjubah Dokter: Mengurai Benang Kusut Nafsu dalam Mimpi Ayahku
-
MBG dan Pergeseran Peran Psikologis Orang Tua
-
Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
Delay of Gratification: Memaknai Puasa Lewat Lensa Psikologis
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
7 Pilihan Clay Mask untuk Mengecilkan Pori-Pori, Bikin Wajah Lebih Mulus
-
BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat
-
6 Shio Paling Hoki pada Senin 6 April 2026, Awal Pekan Penuh Keberuntungan
-
7 Bedak yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Tahan Lama, Pori-pori Tersamarkan
-
5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal
-
7 Aplikasi Rasionalisasi UTBK-SNBT Gratis, Ukur Peluang Lolos Kampus Impian
-
Kapan Penutupan Pendaftaran SNBT 2026? Cek Cara Daftar dan Dokumen yang Dibutuhkan
-
Urutan Skincare Malam Basic yang Benar untuk Pemula, Kulit Auto Cerah di Pagi Hari
-
Bagaimana Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian? Ini 5 yang Cocok untuk Si Energik
-
Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah