Suara.com - Menggambar atau melukis merupakan kegiatan yang dapat membantu perkembangan otak anak, salah satunya mengekspresikan diri mereka lewat gambar.
Biasanya, aktivitas melukis ini dilakukan pada masa sekolah Taman Kanak-Kanak. Kegiatan melukis tidak hanya dilakukan lewat kanvas, tetapi bisa dengan buku gambar yang dipadu pensil warna dan krayon.
Dilansir dari Empowered Parents, berikut lima manfaat positif kegiatan melukis untuk anak!
1. Dapat Meningkatkan Kreativitas
Dengan menggunakan alat lukis seperti kertas dan krayon, melukis akan membantu meningkatkan kreativitas anak. Sebab, anak akan mengeksplorasi lewat seni dan melukis beberapa gambar dari ide-idenya. Anak yang mampu mengeksplorasi kreativitas sejak dini, saat dewasa akan menemukan banyak ide yang tidak biasa.
2. Baik untuk Perkembangan Kognitif
Selama masa kanak-kanak, otak anak akan cepat membentuk penghubung saraf. Lewat kegiatan melukis ini, anak akan banyak menggunakan banyak indera mereka, seperti berpikir mendalam, pengenalan pola, simbolisme, dan representasi mental.
3. Meningkatkan Keterampilan Perencanaan
Lewat kegiatan mencoret-coret, baik itu dengan pensil warna maupun krayon, maka anak dapat meningkatkan keterampilan perencanaan mereka.
Salah satunya anak akan merencanakan gambar apa yang mau mereka buat. Bentuk apa yang harus dibuat, serta objek apa yang bisa dibuat. Bila sudah diajarkan sejak dini, di masa dewasa anak akan mampu merancang atau merencanakan sesuatu untuk masa depannya.
4. Melepaskan Ekspresi Emosional yang Lebih Sehat
Lewat aktivitas melukis, anak akan belajar bagaimana cara melepaskan ekspresi atau emosional secara sehat. Dari keresahan dan emosionalnya, anak akan melampiaskannya lewat gambar, dan terhindar dari pelampiasan yang cenderung negatif.
5. Dapat Meningkatkan Imajinasi
Tidak dipungkiri, aktivitas melukis justru akan memberi banyak manfaat bagi perkembangan otak anak, salah satunya adalah mampu meningkatkan imajinasi.
Baca Juga: Hobi bagi yang Suka di Dalam Rumah, Apakah Hobimu Termasuk?
Dengan berimajinasi, anak akan membayangkan gambar yang sedang dibuatnya, yang dikemudian hari dapat bermanfaat untuk penulisan kreatif, sains, teknologi, teknik, sampai matematika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!