Suara.com - Kabar baik untuk para beauty enthusiast. Kini, kemasan bekas makeup dan skincare kamu bisa lebih berguna, lho. Caranya, buang ke tempat daur ulang Sociolla atau Recycling Station.
Program daur ulang ini digelar melalui kampanye Waste Down Kindness Up: Sukin x Sociolla Recycle Station, yang sampahnya dikelola oleh Waste4Change.
Penawaran menariknya, setiap konsumen yang mengumpulkan kemasan bekas produk kecantikan bisa dibuang di Recycle Station, yang akan tersedia di seluruh gerai offline Sociolla yang berjumlah 34 ini, dan akan mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk belanja.
"Setelah sebelumnya mengadvokasi, mempromosikan, serta membantu pelanggan melakukan pembelian produk kecantikan secara bijak, kini Sociolla akan melanjutkan perjalanan kami untuk membantu para penggiat kecantikan dengan sarana pendukung berupa recycling station," ujar Co-Founder & CMO Social Bella Indonesia, Chrisanti Indiana saat konferensi pers, Jumat (4/3/2022).
Menariknya, di kemudian hari Recycle Station ini akan menjadi fitur wajib di setiap Sociolla Store baru. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mempermudah implementasi 3R yaitu Recycle, Reduce, Repeat, di kalangan penggiat kecantikan Indonesia.
Berikut ini 3 langkah dan syarat mudah membuang sampah kemasan bekas produk skincare dan kecantikan, untuk didaur ulang:
1. Collect The Empties
Kumpulkan dulu kemasan produk kecantikan dari brand apapun yang dimiliki berdasarkan materinya, baik itu plastik, kaca dan lainnya dan mencopot label dari kemasan.
Semua bekas kemasan bisa diikutsertakan, meski bukan produk yang dibeli di Sociolla sekalipun.
Baca Juga: Cegah Kanker, Dokter Estetika Ingatkan Pentingnya Pilih Produk Kecantikan yang Aman
2. Cleanse & Rinse
Pastikan kemasan produk kecantikan yang akan dikumpulkan untuk daur ulang sudah dicuci terlebih dahulu agar dalam keadaan bersih, kemudian keringkan dengan seksama, dan pastikan tidak ada lagi sisa produk di kemasan
3. Come & Drop It Off
Datangi store terdekat untuk drop off kemasan kosong produk kecantikan yang nantinya akan dikelola oleh mitra Sociolla yaitu Waste4Change.
Setiap 1 kemasan dapat ditukarkan dengan 5 SOCO Points. Sehingga apabila sudah terkumpul SOCO Points bisa digunakan untuk berbelanja.
Selain itu, bisa juga menulis harapan untuk bumi atau kesan dan pesan terhadap program ini, melalui sticker cantik yang telah tersedia untuk ditempelkan di Recycle Station yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?