Suara.com - Kopi merupakan salah satu minuman populer di banyak negara. Bahkan, kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern.
Tahukah Anda bahwa kopi juga memiliki manfaat untuk seksualitas seseorang? Ya, beberapa khasia kopi yang terkenal antara lain mengurangi stres, menurunkan risiko Alzheimer, menurunkan berat badan, sampai meningkatkan fokus.
Untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang manfaat kopi untuk seksualitas, simak fakta-faktanya seperti dilansir dari Bustle.
Meningkatkan Libido Wanita
Studi tahun 2010 dari University Of Texas mengungkapkan, bahwa kafein memiliki sifat stimulan untuk meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
Bila wanita mengonsumsi kopi, sumber kafein dapat meningkatkan libido di daerah genital wanita.
Mengurangi Disfungsi Ereksi
Sekitar 30 pria mengalami masalah disfungsi ereksi di Amerika Serikat. Lewat penelitian dari University Of Texas Health Science Center di Houston, mengungkapkan bahwa kafein pada kopi dapat mengurangi prevalensi disfungsi ereksi, terutama bila pria meminumnya dua hingga tiga cangkir setiap hari.
Selain itu, kopi juga dapat meningkatkan aliran darah, hormon testosterone, dan juga hormon seks.
Baca Juga: 10 Hal yang Diam-diam Diinginkan Laki-laki dan Perempuan Terkait Urusan Ranjang
Kopi Dapat Meningkatkan Kinerja Atletik
Sebuah studi tahun 2017 dari Universitas Sao Paulo, Brazil, mengungkapkan, bahwa kafein dapat meningkatkan kinerja atletik pada pengendara sepeda. Efek stimulasi zat pada sistem saraf pusat dapat mengurangi perasaan lelah, sekaligus ketajaman mental dan fokus.
Artinya, pria yang mengonsumsi kopi dapat terjaga lebih lama. Tak cuma itu, kopi juga dapat meningkatkan gairah serta tahan lama saat berhubungan seks.
Dapat Mengurangi Stres
Stres menjadi masalah yang besar terhadap psikologis seseorang. Hal itu terjadi adanya tekanan dari luar, seperti aktivitas yang membuat jenuh hingga pekerjaannya.
Jika stres berlebihan, ini akan mengurangi gairah seksual seseorang. Oleh karena itu, kopi disebut dapat mengurangi stres dan meningkatkan perubahan positif bagi seseorang, salah satunya gairah seksual.
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
6 Parfum Wanita yang Disukai Pria, Wanginya Mengesankan dan Awet
-
7 Sepatu Running Lokal Berkualitas, Sol Empuk dan Anti Bau Kaki
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 3 April 2026, Keberuntungan Sedang Memihak
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?