Suara.com - Bagi pria, memiliki jenggot adalah hal yang wajar. Meski begitu, ada pula wanita yang memiliki jenggot lebat.
Melansir Daily Star, Harnaam Kaur adalah wanita 31 tahun yang memiliki jenggot lebat. Jenggot miliknya tumbuh ketika ia mengalami pubertas di usia 11 tahun.
Saat dibawa ke dokter, Harnaam melakukan tes dan didiagnosa dengan polycystic ovary syndrome atau PCOS. Kondisi ini mempengaruhi tingkat hormon seseorang.
Karena PCOS, seseorang pun bisa memiliki periode menstruasi yang tidak teratur, susah hamil, hingga tumbuh rambut di area wajah.
Awalnya, ibu Harnaam sendiri mengajak anaknya untuk melakukan waxing di salon. Namun, Harnaam akhirnya memutuskan berhenti melakukan waxing.
Selain karena rasa sakit, Harnaam mengungkap jika jenggotnya akan kembali tumbuh lebih lebat dan gelap. Ia pun akhirnya memutuskan untuk menumbuhkan jenggot saja.
"Aku melewati semua rasa sakit ini, karena kulitku sangat lembut dan sensitif di umur tersebut, dan aku berusaha keras agar bisa diterima, tapi semua itu tidak ada artinya."
"Butuh banyak kekuatan, tapi aku berpikir aku bisa terus mencoba untuk menjadi seperti yang lain atau aku bisa menjadi diri sendiri," tambahnya.
Harnaam sendiri sempat kesulitan saat dirinya memutuskan menumbuhkan jenggot. Selain dibully di sekolah, ia juga mulai melukai diri sendiri.
Baca Juga: Wika Salim Pamer Aktivitas di Tempat Fitnes, Warganet Jadi Salah Fokus: Cantiknya Maksimal
Tak hanya itu, Harnaam juga mengungkap bahwa dirinya kesulitan mencari pekerjaan sekaligus pasangan hidup.
Di umur 21, Harnaam pernah bertunangan dengan seorang pria asal India. Namun, pria tersebut ternyata terlalu mengatur dirinya.
"Aku dilarang memakai makeup, atau punya tato dan tindikan. Lalu, dia memberitahuku jika dia tahu aku tidak perawan, dia tidak akan pernah menyentuhku."
"Aku putus dengannya dua bulan sebelum kami menikah dan tidak pernah melihat ke belakang."
Harnaam sendiri kini masih berusaha mencari pasangan hidup. Ia juga menyebut dirinya sebagai panseksual atau tidak peduli dengan orientasi seksual maupun gender pasangan.
"Tapi aku butuh seseorang yang berpikiran terbuka dan mau bersamaku, dan aku kesulitan menemukan itu."
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan