Suara.com - Pariwisata Bali mulai hidup kembali. Terlebih sejak sejumlah penerbangan internasional dari beberapa negara kembali dibuka pada Februari lalu.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, wisatawan ke Bali yang datang dalam satu bulan terakhir didominasi oleh turis asing.
"Di Bali, 3 Februari sampai 12 Maret tercatat hampir 5.000 PPLN (pelaku perjalanan luar negeri) yang masuk ke Bali. Sekitar 76 persen merupakan wisatawan mancanegara," kata Sandi dalam webinar 'Bali Kembali ke Masa Depan' bersama Indonesia Marketing Association (IMA), Selasa (15/3/2022).
Pencabutan aturan karantina bagi setiap wisatawan di Bali juga turut meningkatkan geliat kunjungan turis asing ke sana.
Selain itu, Sandi menyampaikan bahwa dirinya mendapat informasi dari sejumlah maskapai internasional yang akan menambah jadwal penerbangan langsung ke Bali.
"Singapore Airlines menambah jumlah penerbangan. Kita diberitahu ada beberapa penerbangan juga yang akan masuk ke Bali, termasuk Emirat dan penerbangan dari Australia," ujarnya.
Dari perkembangan kunjungan wisatawan dalam satu bulan terakhir, Sandi optimis kalau pemulihan pariwisata di Bali akan mulai bangkit tahun ini. Sebab, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu juga berdampak terhadap sektor lain.
"Jadi tingkat hunian kamar hotel mulai meningkat, peluang usaha dan lapangan kerja kembali terbuka, UMKM semakin berdaya," kata Sandi.
Angka kunjungan wisatawan mancanegara saat ini memang masih jauh dari angka normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Sandi menyampaikan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6,2 juta pada 2019.
Baca Juga: Banyak Pelonggaran, Sandiaga Uno Yakin 3,6 Juta Turis Asing Akan Datang ke Indonesia
Selain mengejar jumlah kunjungan wisatawan, menurut Sandi, Kemenparekraf juga fokus untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Bali.
"Fokusnya pada sustainability, fokus terhadap desa wisata, dan pemulihan wisata di Bali. Mudah-mudahan juga bisa membawa kita ke era baru pariwisata yang cleanliness dan healthy," ujar Sandi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya