Resep es gabus pelangi cocok untuk buka puasa. (Dok Youtube/Jessica Jane)
Suara.com - Es gabus pelangi adalah salah satu jajanan jadul yang hingga kini masih disukai anak-anak dan semua kalangan, meskipun kini mulai jarang ditemukan. Es gabus dengan rasa manis dan bertekstur kenyal ini juga cocok disajikan sebagai menu buka puasa bersama keluarga di rumah. Bagaimana cara membuat es gabus pelangi?
Resep es gabus pelangi terbilang sederhana dengan menggunakan beberapa bahan yang mudah didapat. Yuk, simak cara membuat es gabus pelangi ala Jessica Jane berikut ini!
Bahan dan alat yang perlu disiapkan
- 250 ml air susu
- 400 ml air putih matang
- 220 gram gula pasir
- 65 gram santan instan
- 95 gram tepung hun kwe
- Pewarna makanan
- Loyang kue
Cara Membuat Es Gabus Pelangi
- Pertama, siapkan wadah besar. Campurkan, air matang, susu, gula pasir, santan, dan tepung hun kwe. Aduk semua bahan hingga tercampur merata.
- Bagi adonan es gabus dalam 4 bagian ke dalam mangkuk untuk menciptakan warna berbeda.
- Tuang masing-masing mangkuk dengan pewarna makanan yang berbeda sesuai selera Anda. Campur hingga merata.
- Siapkan panci dan tuang masing-masing adonan es gabus ke dalam panci dan jangan dicampur.
- Masak hingga mendidih dan mengental sambil terus diaduk
- Masukkan adonan warna pertama ke dalam loyang kue dan ratakan permukaan atasnya .
- Masak adonan es gabus warna kedua, aduk hingga mengental. Layer adonan kedua ke atas adonan warna yang pertama di dalam loyang.
- Lanjutkan langkah layering yang sama hingga adonan warna keempat selesai.
- Dinginkan es gabus ke dalam freezer selama dua jam, lalu keluarkan adonan yang telah mengeras dari loyang.
- Potong tipis-tipis es gabus
- Masukkan dalam wadah dan tata rapi. Es gabus perlu untuk didinginkan ke dalam freezer selama 1-2 hari.
- Setelah disimpan 1-2 hari, keluarkan, dan es gabus pun siap dinikmati.
Nah, itulah cara membuat es gabus pelangi yang simpel. Anda bisa mengkreasikan resep es lainnya sebagai alternatif menu berbuka puasa! Selamat mencoba!
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Apa Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste? Simak Perbandingan dan Review Pengguna
-
7 Dosa Amerika Serikat Sampai Dicap Piala Dunia Terburuk, Donald Trump Ikut Emosi
-
9 Aturan Feng Shui Kamar Agar Rezeki dan Tidur Lebih Nyenyak
-
3 Sunscreen SKIN1004 untuk Kulit Berminyak dan Mudah Berjerawat, Bye Kulit Kilang Minyak!
-
3 Toner Eksfoliasi AHA BHA PHA Lokal Terbaik, Wajah Mulus Tak Perlu Mahal!
-
Posisi Lemari Pakaian Menurut Feng Shui, Sebaiknya Diletakkan di Mana?
-
4 Pilihan Serum Korea yang Bikin Wajah Glowing dan Cerah, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Perlukah Pakai Serum setelah Sheet Mask? Simak Aturan yang Benar Menurut Ahli
-
Parfum Wardah Eau De Toilette Tahan Berapa Jam? Cek Harga dan Review Jujur Pengguna
-
Apa Perbedaan Sunscreen Wardah SPF 35 dan 50? Ini Beda Harga, Manfaat, dan Review Pengguna