Suara.com - Kering tempe dikenal sebagai lauk favorit yang melengkapi hidangan lezat mulai dari nasi kuning, nasi uduk, dan lain sebagainya. Resep kering tempe pun sangat beragam dan semuanya enak.
Biasanya, tempe yang digoreng dan dimasak dengan bumbu tertentu hingga teksturnya kering ini dipadukan bersama ikan teri dan kacang tanah. Kering tempe banyak disukai karena perpaduan rasa manis, asam, pedas, dan gurih di lidah.
Nah, untuk Anda yang suka membuat stok lauk untuk bulan Ramadan nanti, yuk coba resep kering tempe teri kacang ala kanal YouTube Ceceromed Kitchen yang mudah dan tahan disimpan hingga sebulan! Check this out!
Resep Kering Tempe untuk Menu Sahur Simpel di Bulan Ramadhan
Bahan-bahan kering tempe:
- 3 papan tempe / 800 gram tempe
- 100 gram kacang tanah
- 100 gram teri nasi/medan
Bumbu kering tempe yang dihaluskan:
- Segenggam cabe rawit merah (sesuai selera)
- 5 buah cabe merah besar
- 12 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
Bahan-bahan lainnya:
- 5 lembar daun salam
- 5 cm lengkuas
- 40 gram gula merah/aren
- 1 sdt asam jawa (ditambah air secukupnya sampai menjadi 3 sdm air asam jawa)
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
- 3 sdm kecap manis
- 1/4 sdt kaldu bubuk
- 1/2 sdt garam
- 3 sdm air
Cara Membuat Kering Tempe Teri Kacang
- Siapkan tempe, potong memanjang sesuai selera. Letakkan pada wadah yang lebar, kemudian diangin-anginkan atau dijemur agar tekstur tempenya kering saat dimasak.
- Ambil 100 gram kacang tanah kulit yang dibersihkan. Ambil 100 gram teri nasi atau teri medan dengan ukuran sedang (sesuai selera).
- Ambil telenan, letakkan segenggam cabai merah rawit, 5 cabe merah atau bisa disesuaikan denga selera. Potong semua cabe.
- Siapkan bawang merah dan bawang putih yang bisa diiris atau diulek bersama cabai. Sebagian besar resep kering tempe tidak menggunakan bawang merah, jadi bisa disesuaikan.
- Potong tipis-tipis lengkuas dan ambil daun salam. Sisihkan
- Siapkan gula merah atau gula aren dan asam jawa. Iris-iris gula merah atau gula aren tersebut.
- Siapkan wajan dan panaskan minyak goreng. Goreng kacang tanah menggunakan api kecil hingga matang sambil diaduk-aduk. Angkat dan tiriskan.
- Goreng teri nasi atau teri medan hingga garing pada minyak yang sama. Angkat dan tiriskan.
- Goreng tempe dengan api besar. Saat berwarna kecoklatan dan kering, kecilkan api kompor. Angkat dan tiriskan.
- Panaskan minyak goreng untuk menumis bumbu yang sudah dihaluskan. Aduk hingga bumbu kering dan kadar air berkurang.
- Masukkan daun salam, lengkuas, daun jeruk (opsional). Tambahkan gula merah, kecap manis, kaldu ayam bubuk, garam, dan sedikit air. Aduk hingga kadar airnya menyusut.
- Masukkan air asam jawa yang berfungsi sebagai balancing agar tahan lama. Aduk-aduk hingga tekstur bumbunya bertekstur karamel.
- Masukkan tempe, kacang tanah goreng, dan teri. Aduk hingga merata dengan bumbu karamel dengan api kecil. Pastikan kering tempe sudah kering dan crispy.
- Kering tempe teri kacang telah matang. Kering tempe siap disantap bersama nasi hangat. Anda bisa menyimpan di wadah kedap udara di suhu ruang agar tahan lama hingga sebulan.
Nah, itulah daftar bahan dan resep kering tempe kacang teri yang garing, beraroma, dan tahan lama disimpan hingga sebulan! Lauk kering tempe cocok untuk disajikan sebagai teman makan nasi kuning, nasi uduk, dan lain sebagainya! Selamat mencoba di dapur rumah, ya!
Baca Juga: Resep Es Pallu Butung, Menu Buka Puasa Khas Makassar yang Manis dan Menyegarkan
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan