Suara.com - April Mop tak sekadar berisi lelucon yang memantik gelak tawa setelah menyadarinya. Ada pula deretan prank terparah yang membuat April Mop menjadi berbahaya.
April Mop selalu diperingati setiap tanggal 1 April. Ada tiga versi tentang sejarah April Mop, mulai dari cerita Perancis, Skotlandia hingga Roma Kuno.
Di luar tentang kontroversi sejarah mana yang benar tentang April Mop, namun pada akhirnya orang-orang tetap melakukannya. Ada yang membuat lelucon sederhana, konyol hingga berbahaya.
Berikut ini deretan Prank perayaan April Mop terparah yang pernah ada di dunia, dilansir dari RD.
1. Prank Kapal Titanic
Sebuah prank bodoh pernah dilakukan seorang DJ di Inggris. Dia membuat prank April Mop dengan menyebarkan berita palsu tentang sebuah kapal seperti Titanic yang dapat dilihat dari tebung di Beachy Head, East Sussex.
Berita yang dibuat pada 1 April 2001 itu ternyata dipercaya para pendengarnya. Ada ratusan orang yang melakukan trekking ke tebing untuk melihat kapal Titanic ini.
Ternyata, jalur tebing yang dilalui para pendengar itu menyebabkan retakan besar di permukaan tebing. Dan sulit dipercaya bahwa retakan itu pada akhirnya jatuh ke laut beberapa hari kemudian.
2. Lelucon DHMO
Baca Juga: Tiga Versi Tentang Sejarah April Mop, dari Tragedi di Perancis hingga Festival Roma Kuno
Lelucon tak lucu dari DJ di Inggris tak membuat yang lain belajar dari kisah itu. Justru beberapa DJ di Kansas City membuat kekonyolan yang sama.
Para DJ tersebut mengumumkan pasokan air lokal yang telah ditemukan kandungan tingkat tinggi dihidrogen monoksida (DHMO). Efek samping dari itu dikatakan orang akan berkeringat, buang air kecil dan kulit pruning.
Prank itu menimbulkan kekacauan karena warga kota ramai-ramai menelpon departemen air dan polisi. Seorang pejabat pemerintah kemudian mengkritik mereka dengan tuduhan terorisme.
3. UFO di Jordania
Kekacuan pernah terjadi di Jordania pada 1 April 2010. Sebuah surat kabar mengklaim aanya UFO yang mendarat di dekat kota Jafr. Berita itu ternyata ditanggapi serius sang walikota dengan mengevakuasi 13 ribu orang lebih.
Gara-gara hal itu, surat kabar tersebut langsung membuat permintaan maaf terbuka. Mereka mengaku ingin menghibur, bukan menakut-nakuti warga kota Jafr.
Berita Terkait
-
Tiga Versi Tentang Sejarah April Mop, dari Tragedi di Perancis hingga Festival Roma Kuno
-
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp 12.500, Warganet Berharap Semoga Cuma Prank April Mop
-
April Mop Adalah Perayaan Prank Sedunia, Simak Sejarah Lahirnya Berikut Ini!
-
Bukan April Mop, Tidak Hanya Pertamax yang Naik, Pemerintah Juga Menaikkan PPN Jadi 11 Persen
-
Daftar Kode Redeem FF 1 April 2022 Terbaru, Segera Klaim Item Legend!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat