Suara.com - Investasi menjadi cara menabung masa kini yang makin digandrungi masyarakat. Tidak seperti 10 tahun lalu, investasi melalui reksadana maupun saham menjadi lebih mudah dilakukan dengan adanya berbagai platform startup yang ada saat ini.
Analis sekuritas Dani Rachmat menyampaikan, kemudahan berinvestasi saat ini harusnya dimanfaatkan oleh banyak orang, terutama anak muda, untuk mencapai tujuan finansial. Menurutnya, untuk memulai investasi, tak perlu menunggu punya penghasilan tinggi.
"Seharusnya investasi dimulai berapapun level penghasilan," kata Dani dalam webinar bersama Bank Jago dan Campaign.com, Rabu (13/4/2022).
Minimal sisihkan 10 persen dari penghasilan setiap bulan untuk disimpan pada investasi.
"Seberapa besarpun penghasilannya, kita harus sisihkan minimal 10 persen untuk dibelikan produk investasi yang kita tahu," imbuhnya.
Ia mencontohkan, dengan penghasilan gaji UMR Jakarta sebesar Rp 4,8 juta, apabila digunakan 10 persen untuk investasi sebanyak Rp 480 ribu, menurutnya, jumlah tersebut telah cukup besar untuk bisa memulai investasi. Dengan jumlah tersebut, pemula bahkan bisa membeli produk reksadana saham, pasar uang, maupun surat berharga negara atau obligasi.
"Jadi enggak ada alasan kalau sekarang gajinya kecil enggak bisa investasi. Bahkan kalau misalnya (penghasilan) Rp 500 ribu atau Rp 600 ribu sebulan, disisihkan 10 persen dapat Rp50.000 itu masih bisa untuk beli reksadana," ujarnya.
"Cuma pertanyaannya, dengan penghasilan Rp 4,8 juta, mungkin gak hidup dengan 90 persen gaji. Balik lagi ke gaya hidup, bagaimana pengeluaran tiap bulan. Jadi gaya hidup harus disesuaikan dengan penghasilan, bukan penghasilan mengejar gaya hidup," pungkas Dani.
Baca Juga: 5 Tipe Rumah yang Sebaiknya Tidak Dibeli
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran