Buka jurnal Anda dan tuliskan pemikiran Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menulis apa yang kita rasakan dapat membantu mengatasi pemikiran metakognitif.
Ritual harian seperti menulis jurnal, meditasi, atau menulis satu baris per hari membantu Anda mempertahankan kendali atas pikiran Anda sehingga dapat tetap berada di masa sekarang dan berlatih hidup pada saat ini. Aktivitas tersebut juga mengurangi stres serta meningkatkan fokus dan kesadaran diri.
Fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan
Pertama, akui apa yang ada di pikiran Anda. Kedua, mundur selangkah dan perluas perspektif Anda. Tanyakan pada diri sendiri, "Apa yang bisa saya kendalikan?"
Jika kamu punya masalah finansial dan pusing soal bagaimana membayar tagihan, terlalu banyak memikirkannya tak akan membantu. Alih-alih, coba berpikir, "Apa yang dapat saya potong atau hilangkan dari tagihan saya?"
Setelah itu, tanyakan pada diri Anda, "Aliran pendapatan apa lagi yang dapat saya buat?" Beginilah cara Anda mengalihkan perhatian dari apa yang tidak dapat Anda kendalikan, menuju pada apa Anda bisa.
Identifikasi ketakutan Anda
Apa yang sering membuat kita berpikir berlebihan adalah ketakutan irasional. Anda takut tentang apa yang orang lain mungkin pikirkan, takut membuat kesalahan, takut tidak cukup baik untuk berhasil.
Salah satu strategi terbaik untuk mengalahkan rasa takut adalah mengambil tindakan. Ambil langkah kecil untuk menghadapi ketakutan Anda dan lihat apa yang terjadi. Semakin sering mencoba, kemungkinan menang melawan ketakutan itu juga semakin besar.
Baca Juga: Ciri-Ciri Mental Breakdown, Apa Saja Pemicunya?
Tuliskan solusinya secara terbuka, bukan hanya masalahnya
Untuk berhenti berpikir berlebihan, Anda harus mengatasi masalah yang ada. Ketika Anda merasa kewalahan, luangkan waktu untuk menuliskan semua pikiran di kepala Anda, kemudian alihkan perhatian Anda ke solusi.
Belajarlah mengelola dan mengatur emosi maupun pikiran Anda. Ungkapkan apa yang Anda pikirkan sehingga Anda dapat meningkatkan kesadaran Anda tentangnya. Setelah itu, tulis solusi yang dapat Anda buat untuk meredakannya.
Buatlah keputusan untuk menjadi orang yang berani bertindak
Ada dua hal penting di sini, yakni membuat keputusan dan mengambil tindakan. Overthinking membuat Anda tersesat dalam pikiran Anda sendiri, lalu membawa Anda pada keraguan akut.
Nah, saat Anda terjebak di tempat yang sama, gerakan maju bisa membantu Anda. Apa yang perlu Anda lakukan adalah berlatih membuat keputusan dan berpegang teguh pada keputusan itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
5 Sunscreen untuk Wanita 35 Tahun ke Atas, Ampuh Hempas Flek Hitam
-
3 Zodiak Ini Bakal Masuk Era Baru yang Penuh Kekuatan Mulai 28 Januari 2026
-
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
-
Puasa Syaban Berapa Hari? Ini Panduannya Berdasarkan Sunnah dan Amalan Rasulullah
-
Puasa Tahun ini Tanggal Berapa? Ini Jadwal Penetapan Bulan Ramadan 2026
-
Lirik dan Link Resmi Download Lagu 'Rukun Sama Teman', Wajib Dinyanyikan saat Upacara
-
5 Rekomendasi Lip Liner untuk Samarkan Bibir Gelap Usia 40 tahun
-
Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan
-
5 Lipstik Satin untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Ampuh Samarkan Garis Halus
-
5 Moisturizer Gel yang Tidak Cocok Buat Kulit Kering