Suara.com - Tunjangan Hari Raya atau THR jadi salah satu hal yang dinantikan saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Penting bagi pekerja yang menerima THR untuk mampu mengatur agar uang yang diterima bisa bermanfaat dan tidak lenyap begitu saja.
Dikatakan Co-Founder MiPOWER by Sequis and Registered Financial Planner, Edwin Limanta, penting untuk langsung mengalokasikan THR untuk zakat fitrah sebelum memenuhi kebutuhan lain.
Berikut ini adalah empat alokasi dana THR yang tepat, dikutip Suara.com dari siaran pers, Selasa (19/4/2022).
1. THR untuk Zakat dan Sedekah
Penentuan zakat fitrah, kata Edwin, tergantung keikhlasan dan kerelaan setiap orang. Tapi jika bingung, baiknya dipatok sekitar 10 persen dari jumlah THR untuk zakat, sedekah dan berbagi dengan orang sekitar.
“Seperti untuk orangtua, asisten rumah tangga, supir, atau office boy di kantor. Berapa yang Anda akan berikan dan berapa orang yang dibagikan perlu dikalkulasikan anggarannya," ujar Edwin.
2. THR untuk Memenuhi Kebutuhan Lebaran
Lebaran atau Hari Raya Idulfitri biasanya dipenuhi kebutuhan yang unik, yang tidak selalu ada di bulan lain. Biasanya kebutuhan lebaran ini terbagi dalam tiga kategori.
Tiga kategori ini adalah kebutuhan penting yang mendesak, kebutuhan penting tidak mendesak, dan kebutuhan tidak penting.
"Dengan cara ini, saat THR diterima maka Anda akan dapat mengalokasikannya lebih mudah," jelas Edwin.
Baca Juga: Kejar Stok Darah, PMI Sukabumi Layani Pendonor hingga Larut Malam selama Ramadhan
3. Catat Pemasukan, Pengeluaran dan Sisa THR
Edwin mengatakan dengan memiliki catatan keuangan, maka bisa menilai apakah sudah berhemat atau masih boros, dan membantu mengetahui kebutuhan mana yang masih belum dapat terpenuhi.
"Tujuannya adalah agar pendapatan berikutnya cukup membiayai kebutuhan selanjutnya," paparnya.
4. Membayar Sisa Hutang
Dengan cara ini, maka saat menjalani Hari Raya Idulfitri akan lebih tenang, karena tidak memiliki beban hutang. Ditambah cara ini juga akan membuat gaji bulanan yang biasa diterima bebannya tidak begitu berat.
“Manfaatkan THR untuk membayar semua atau sebagian cicilan dari kartu kredit, pay later belanja online, cicilan kendaraan maupun pinjaman lainnya yang memiliki biaya bunga tinggi."
"Saat THR dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban maka selanjutnya dana darurat dan simpanan bisa bertambah,” tutup Edwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional