Suara.com - Sebuah kafe di Tokyo, Jepang, menjadi viral di media sosial karena hanya melayani para penulis yang tengah menghadapi tenggat waktu atau deadline.
Pemilik kafe Takuya Kawai mengatakan bahwa kafe tersebut hanya bisa dimasuki oleh para penulis yang sedang menghadapi deadline, seperti yang ditulisnya di depan pintu masuk:
"Kafe hanya mengizinkan penulis yang sedang deadline! Hal ini untuk menjaga konsentrasi dan suasana tegang di dalam kafe! Terima kasih atas pengertiannya."
Dan para penulis tidak dapat pergi sampai pekerjaan mereka selesai.
Kafe bernama Manuscript Writing Cafe itu berharap aturan ketat yang diterapkan di sana akan membantu orang fokus menyelesaikan pekerjaan mereka.
Takuya mengatakan bahwa banyak orang menganggap aturan yang diterapkan di kafenya menakutkan. Namun, ia mengatakan bahwa kehadiran kafe ini justru sangat membantu para penulis.
"Apa yang mereka pikir akan memakan waktu sehari, ternyata bisa selesai dalam waktu tiga jam. Atau tugas yang biasanya memakan waktu tiga jam, ternyata selesai dalam satu jam," kata Takuya yang juga seorang penulis, seperti dilansir dari Japan Today.
Manuscript Writing Cafe memiliki ruangan yang bersih dan terang dengan 10 kursi yang disediakan untuk penulis, editor, seniman manga, atau siapapun yang bergulat dengan deadline.
Kafe tersebut menyediakan kopi dan teh yang tidak terbatas dan dapat diambil sendiri, Wi-Fi berkecepatan tinggi, dan colokan listrik yang dipasang di setiap kursi.
Baca Juga: Museum: Adu Cerdik Detektif Shun Oguri dan Pembunuh Bertopeng Katak
Ketika pelanggan masuk, mereka akan diminta untuk menuliskan nama, tujuan, dan lama waktu yang mereka rencanakan. Manuscript Writing Cafe juga menyediakan tiga pilihan layanan untuk meminta cek kemajuan saat bekerja atau memastikan pekerjaan pelanggan selesai.
Pelanggan dapat memilih layanan "ringan" jika ingin staf kafe hanya sekadar bertanya apakah pekerjaan mereka telah selesai sesuai yang telah dibayarkan, layanan "normal" yang memungkinkan pelayan bertanya setiap jam, dan layanan "keras" jika penulis ingin terus diawasi dari belakang oleh staf kafe.
Kafe tersebut mengenakan biaya 130 yen atau sekitar Rp 14 ribu untuk 30 menit pertama, dan kemudian menjadi 300 yen (Rp 33 ribu) setiap jam berturut-turut. Meskipun beberapa pelanggan tetap bertahan hingga melewati waktu tutup kafe, mereka semua akhirnya menyelesaikan pekerjaannya.
Kafe tersebut awalnya merupakan ruangan untuk live streaming. Namun, akibat pandemi Covid-19, terpaksa harus mengubah konsepnya. Dan kini Takuya berharap kafenya dapat bertahan dengan format baru ini, seiring dengan viralnya di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
-
Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan
-
4 Parfum Wanita yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart, Harum sejak Pagi hingga Malam