Suara.com - Dalam sebuah hubungan wajar jika ditemukan pertengkaran hebat atau perasaan jenuh pada pasangan. Ketika hal ini terjadi, tidak sedikit pasangan yang memilih untuk break. Lalu sebenarnya, apa itu break dalam hubungan?
Istilah break ini cukup sering digunakan beberapa waktu belakangan. Eits, tapi jangan salah sangka dulu. Ini bukanlah waktu di mana pasangan resmi putus dalam hubungan asmara loh. Supaya nggak salah paham lagi, yuk cari tahu makna break sebenarnya.
Dilansir dari laman prevention break atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai istirahat adalah saat di mana kita mengambil waktu sejenak untuk berhenti dari hal yang sedang kita kerjakan. Hal ini juga berlaku pada break dalam hubungan. Ini merupakan saat di mana sepasang kekasih memilih berhenti sejenak dalam hubungan tanpa benar-benar putus dan hanya menghentikan hubungan dalam jangka waktu tertentu.
Bentuk break ini bisa berbeda-beda, bisa berarti pisah secara fisik, komunikasi yang terbatas, atau perubahan aturan pada sebuah hubungan.
Kunci dari break dalam hubungan adalah istirahat dari rutinitas ketika Anda memiliki pasangan.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Break Dalam Hubungan?
Salah satu waktu yang paling tepat untuk mengambil break dalam hubungan adalah ketika terjadi pertengkaran hebat, seperti perselingkuhan atau perubahan karir yang tiba-tiba. Namun, tidak jarang juga beberapa pasangan mengambil break karena selalu mempermasalahkan hal kecil secara berulang.
Waktu lain yang paling tepat untuk break adalah ketika Anda merasakan kesedihan yang lebih dominan daripada kebahagiaan pada hubungan. Long distance relationship juga sering dijadikan alasan untuk mengambil break, karena di saat inilah terjadi banyak perubahan dalam cara komunikasi, semenara di sisi lain Anda juga perlu menyesuaikan diri di lingkungan yang baru.
Baca Juga: Olahraga Bisa Jadi Seru untuk Semakin Terhubung dengan Pasangan
Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memutuskan Break dalam Hubungan
1. Jangan Buru-Buru
Berbagai masalah tentu dapat terjadi saat Anda menjalin hubungan, dan itu menjadi hal yang wajar. Oleh karena itu, jangan terburu-buru dalam memutuskan break ketika emosi Anda sedang diuji oleh pasangan.
2. Memiliki Alasan yang Jelas
Sebelum Anda mengajak pasangan untuk break, pastikan untuk menjelaskan alasan Anda terlebih dahulu sehingga tidak membuatnya kebingungan atau tersakiti. Dengan memberikan penjelasan di awal, Anda juga akan memiliki waktu break yang berkualitas, karena pasangan Anda tidak akan bertanya tentang hal itu.
3. Tetapkan Aturan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
-
5 Rekomendasi Smart TV 55 Inch Murah untuk Netflix and Chill
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global