Suara.com - Ketupat atau Kupat merupakan hidangan khas yang biasa disuguhkan saat lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tiba. Kupat merupakan makanan yang berbahan dasar beras dan dibungkus dengan anyaman janur atau daun kelapa muda. Serta bisa juga menggunakan daun palas.
Ketupat atau kupat, biasanya disuguhkan setelah direbus 3 hingga 4 jam. Ketupat biasanya disantap dengan beberapa sayur atau lauk pauk. Seperti soto ayam, tahu telur, bakso kuah, pecel, sambal goreng krecek, dan sayur lodeh.
Sebagai sajian khas lebaran, ketupat memiliki berbagai macam bentuk. Ingin tahu apa saja macam bentuknya? Simak ulasannya berikut ini, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.
1. Ketupat bawang
Merupakan bentuk ketupat yang sering dijumpai di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Bentuk dari ketupat ini adalah segi empat. Cara membuat ketupat jenis ini juga bisa dibilang mudah.
2. Ketupat sate
Merupakan ketupat yang memiliki bentuk mirip dengan ketupat bawang. Namun, bentuk dari ketupat ini sedikit berbeda. Karena bentuknya mirip bantal (segi empat) dan biasanya dijadikan hidangan pendamping makanan sate.
3. Ketupat burung
Seperti namanya, ketupat ini memiliki bentuk seperti burung, namun tanpa sayap. Untuk membuat ketupat jenis ini, janur atau daun kelapa muda yang dibutuhkan tidak terlalu banyak atau panjang.
Baca Juga: Takbiran dan Lebaran, Pemkot Surabaya Melarang Warga Menyalakan Petasan
4. Ketupat palas
Berbeda dengan ketupat jenis lainnya, ketupat palas ini dibuat dari daun palas. Bentuk dari ketupat ini adalah segitiga.
5. Ketupat kubus
Merupakan ketupat yang berbentuk kubus atau bangun ruang yang dibatasi oleh sisi yang berbentuk persegi. Ketupat ini juga biasa dihidangkan saat Hari Raya Idul Fitri.
6. Ketupat tumpeng
Merupakan ketupat yang memiliki bentuk mengerucut dengan dasar melebar. Pada bagian atasnya runcing dan ada beberapa helai daun kelapa muda atau janur yang menjuntai.
Berita Terkait
-
Meriahkan Momen Hari Raya di Media Sosial, Ini 25 Twibbon Idul Fitri 1443 H Nan Menarik
-
Takbiran dan Lebaran, Pemkot Surabaya Melarang Warga Menyalakan Petasan
-
Allahu Akbar! Bacaan Takbiran Idul Fitri 1443 H Versi Panjang dan Pendek Lengkap
-
Simak! Bacaan Takbiran Idul Fitri 1443 Hijriah, Versi Pendek dan Panjang Lengkap Arti
-
Maamoul, Sajian Kue Kering Lebaran Khas Warga Palestina
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan