Suara.com - Traveler Ramon Y Tungka memberi tips packing untuk para treveller yang berencana naik gunung. Menurutnya, hal yang paling penting untuk diperhatikan sebelum packing adalah observasi dan manajemen perjalanan.
Observasi atau cari tahu lokasi perjalanan yang akan dituju. Termasuk apakah saat perjalanan sedang musim hujan atau panas.
Menurutnya, tips packing untuk naik gunung seperti mencari tahu jalur yang akan dilalui apakah bervegetasi padat atau malah terbuka tanpa ada tumbuhan di kanan kiri.
Lalu, pikirkan saat mendaki gunung apakah jalur pendakian basah karena musim hujan, karena itu akan sangat mempengaruhi barang bawaan.
"Pastikan punya tas gunung, membawa baju seperlunya, membawa cadangan kaus kaki," ujar Ramon di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Bapak satu anak itu menambahkan, packing untuk naik gunung harus dipikirkan dari atas kepala sampai ujung kaki. Seperti jenis topi, kacamata, kaus panjang, celana panjang, kaus kaki, hingga sepatu.
Jenis topi rimba akan sangat dibutuhkan jika mendaki gunung vegetasi terbuka, karena kita akan langsung terkena sinar matahari. Sedangkan di area vegetasi tertutup, baju lengan panjang akan mencegah goresan ranting tumbuhan yang ada di kanan dan kiri jalur pendakian.
Selain itu, ia juga menyarankan agar selalu membawa cadangan peralatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, karena gunung atau kegiatan luar ruangan dinilai sebagai destinasi yang mengandung dan mengundang bahaya.
"Kita nggak tahu di tengah jalan sobek, atau teman kita celananya sobek, kaos kaki yang dibawa kenapa, tergantung lagi gunung atau lokasi travelingnya," paparnya.
Baca Juga: Viral YouTuber Pendaki Gunung Sambil Merokok Ternyata Picu Anak Muda Lain Ikut Merokok
Mencegah bahaya, lelaki pendiri produk sustainable Earthen Project ini juga mengingatkan untuk membawa alat bertahan hidup di luar ruangan, seperti pisau, pluit, korek api, dan peralatan survival lainnya.
"Maka bawaan gue ribet, tapi kalau kita sering melakukannya, dan kita apik menatanya, packing jadi cepat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo
-
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
-
Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama
-
5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?
-
5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur