Suara.com - Dari beberapa elemen esensial yang wajib ada dalam sebuah hunian, sistem pencahayaan adalah salah satunya. Pemasangan lampu pada bangunan rumah dan di setiap ruangan tidak dapat ditawar lagi dan harus dilakukan. Tanpa lampu, rumah akan gelap gulita di malam hari.
Meskipun identik dengan lampu, pencahayaan hunian bukan hanya sebatas lampu dan lebih kompleks dari itu. Pencahayaan rumah perlu direncakanan dengan baik karena berpengaruh pada kenyamanan saat beraktivitas di dalam rumah.
Khususnya menyangkut aktivitas seperti bekerja, menulis, membaca, menonton, atau kegiatan lain yang intens menggunakan mata. Pencahayaan yang kurang ideal bisa membuat mata cepat lelah ataupun terganggu kesehatannya bila terlalu sensitif dengan cahaya.
Pencahayaan rumah juga tentang seberapa banyak sinar matahari yang masuk ke dalam rumah, posisi rumah, penggunaan tirai atau penutup jendela, serta faktor-faktor lain yang membuat proses mengatur cahaya yang ada di rumah menjadi lebih praktis dan mudah.
Maka dari itu, ada beberapa hal mendasar yang perlu dilakukan dalam mengatur pencahayaan di rumah agar sesuai kebutuhan dan preferensi pemilik rumah. Pencahayaan yang tepat, tidak terlalu gelap dan juga tidak terlalu terang.
Dekoruma telah mengumpulkan lima langkah dan trik untuk mengatur pencahayaan yang ideal pada hunian berikut ini.
1. Mulai dengan yang Terbaik, Pencahayaan Alami
Ketika merancang pencahayaan yang ideal di rumah, mulailah dengan yang paling penting, yaitu pencahayaan alami. Langkah ini berkaitan dengan posisi rumah terhadap mata angin, serta ukuran dan posisi jendela yang membawa masuk sinar matahari sebagai sumber pencahayaan alami pada hunian.
Rumah yang mengarah ke utara dan selatan dikatakan yang paling ideal karena mendapatkan sinar matahari pagi, siang, dan sore yang cukup. Didukung dengan jumlah, ukuran, dan posisi jendela yang optimal, Anda bisa meminimalisir penggunaan lampu selama siang hari di rumah dan menghemat listrik.
Baca Juga: 5 Trik Ciptakan Ruang Multifungsi di Hunian Mungil!
2. Menyeluruh dalam Merancang Sumber Pencahayaan Utama
Setelah mengatur pencahayaan alami, sumber pencahayaan artifisial utama dalam sebuah ruangan juga harus direncakanan dengan menyeluruh. Patokan utama untuk menentukan kebutuhan sumber pencahayaan adalah luas ruangan. Disusul dengan kehadiran jendela dan tingkat pencahayaan alami.
Dari faktor-faktor ini, Anda bisa menentukan berapa jumlah titik lampu yang diperlukan, posisinya, jenis dan daya lampu yang digunakan, sampai penempatannya. Desain drop ceiling atau plafon gantung adalah salah satu penempatan lampu yang sedang tren dan diminati untuk hunian modern saat ini.
3. Dukung dengan Detail dan Pencahayaan Tidak Langsung (Indirect Lighting)
Sebagai pendukung dari lampu utama, terapkan detail-detail pencahayaan tidak langsung (indirect lighting). Pengaturannya pun beragam dan tergantung dengan ruangan.
Untuk ruangan pada umumnya seperti ruang keluarga atau kamar tidur, indirect lighting bisa dihadirkan melalui lampu yang dipasang pada sela-sela plafon gantung atau di bawah rak ambalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja