Suara.com - Nama Arya Iwantoro tengah menjadi sorotan publik setelah isu terkait statusnya sebagai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ramai diperbincangkan di media sosial.
Polemik ini mencuat setelah sang istri, Dwi Sasetyaningtyas, membagikan status kewarganegaraan Inggris anak mereka.
Unggahan tersebut memicu perbincangan panjang, terutama karena Arya diketahui merupakan alumni penerima beasiswa LPDP untuk studi di luar negeri.
Perbincangan semakin meluas setelah influencer sekaligus penggiat pendidikan Bima Yudho Saputro atau Awbimax mengangkat isu tersebut melalui utas di akun Threads pribadinya pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dalam unggahannya, Awbimax menyoroti dugaan pelanggaran code of conduct oleh Arya sebagai penerima beasiswa LPDP.
Berdasarkan tangkapan layar esai yang beredar, Arya diketahui menempuh pendidikan S2 dan S3 di Utrecht University, Belanda, dengan dukungan penuh dari beasiswa LPDP.
Seperti diketahui, LPDP merupakan program beasiswa yang dikelola pemerintah Indonesia dengan tujuan mencetak sumber daya manusia unggul yang diharapkan kembali ke Tanah Air dan berkontribusi bagi pembangunan nasional setelah menyelesaikan studi.
Namun, alih-alih kembali dan mengabdi di Indonesia, Arya diduga bekerja di Inggris sebagai Research Consultant dan menetap di sana melebihi batas waktu yang diizinkan oleh ketentuan beasiswa.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, Awbimax menyebutkan bahwa Arya diduga telah tiga tahun tidak memenuhi kewajiban kontribusi sebagaimana diatur dalam perjanjian penerima LPDP.
Baca Juga: Tegas Hina Negara, Penerima LPDP Bakal Di-blacklist Pemerintah
Isu ini ikut memunculkan rasa penasaran publik berapa sebenarnya gaji yang diterima Arya sebagai Research Consultant di Inggris?
Apakah penghasilan tersebut menjadi alasan ia memilih berkarier di luar negeri?
Kisaran Gaji Research Consultant di Inggris seperti Arya Iwantoro
Profesi Research Consultant atau konsultan penelitian merupakan pekerjaan profesional yang memiliki peran strategis dalam dunia akademik maupun industri.
Seorang Research Consultant bertugas merencanakan, merancang, serta mengimplementasikan studi atau riset untuk klien tertentu.
Mereka membantu proses pengumpulan dan analisis data, sekaligus memberikan rekomendasi berbasis bukti (evidence-based) untuk kebutuhan bisnis, kebijakan publik, maupun kepentingan akademis seperti tesis dan disertasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026
-
Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo