Suara.com - Potret lawas suasana sejumlah daerah di Indonesia tak jarang masih dipenuhi dengan pepohonan berukuran besar. Misal saja seperti yang ada di dalam foto jadul tahun 1916 berikut ini.
Ya, beberapa waktu lalu akun fanspage Potret Sejarah Indonesia kembali mengajak warganet bernostalgia melalui salah satu foto yang diunggahnya.
Pada foto yang diunggah, terlihat seorang laki-laki berpakaian sederhana tengah duduk dengan sikap tenang, bersila di bawah pohon beringin berukuran raksasa.
"Seorang laki-laki Jawa bermeditasi di bawah pohon beringin, Hindia-Belanda, Ca. 1916, tulis akun Potrt Sejarah Indonesia tersebut pada caption.
Dihimpun dari laman Hitekno, Akun fanspage tersebut mengunggah ulang arsip dari KITLV Leiden atau Leiden University Libraries. Laman Leiden University Libraries menyimpan puluhan foto yang menampakkan pohon beringin di kisaran 1896 hingga 1930.
Mereka memberikan keterangan sebagai pohon "bodhi" atau "waringin". Kita bisa menyaksikan seorang pria saat duduk bersila di dekat pohon berukuran besar.
Arsip lain KITLV Leiden bahkan menampilkan ukuran pohon yang lebih besar dibandingkan foto pertama. "Waringin met luchtwortels op Java, circa 1925. (Pohon waringin dengan akar udara di Jawa. Sekitar tahun 1925)," bunyi keterangan yang tertulis di arsip online Leiden University pada foto lain.
Melalui deretan foto jadul yang beredar antara tahun 1896 hingga 1930 koleksi KITLV, kita bisa melihat jalanan di pulau Jawa yang cukup sepi dengan pohon-pohon besar di sampingnya.
Beringin (Ficus benjamina) atau sering disebut waringin dan ara merupakan tumbuhan asli dari Asia dan Australia. Pohon ini cukup akrab dengan budaya asli Indonesia di era lawas.
Baca Juga: Pria Wajib Tahu, 2 Tips Menaklukkan Hati Wanita
Dikutip dari Wikipedia, pada beberapa wilayah, pohon tersebut sering dianggap oleh penduduk lokal sebagai tempat kekuatan magis berkumpul.
Warganet salfok serta menyoroti perilaku pria di dalam foto. Postingan foto jadul mengenai pria di depan pohon beringin tersebut memancing beragam komentar dari warganet.
"Orang zaman dulu biasanya punya kepercayaan dan mencari wangsit untuk ilmu kanuragan dalam menjaga diri," kata salah seorang warganet.
"Mungkin pria itu lagi cari pusaka atau keris," balas warganet lain.
"Sosial budaya masyarakat pada masa itu percaya dengan hal-hal yang mistik dan klenik," tulis warganet lainnya.
"Zaman dulu mah masih banyak animisme dinamisme apalagi kejawen kental," pendapat warganet lainnya. Itulah tadi foto jadul pria di depan pohon beringin yang berhasil menarik perhatian warganet, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Apa Agama Jeffrey Epstein yang Dikirimi Kain Kiswah Kabah?
-
7 Lipstik 3in1 Praktis untuk Pewarna Bibir, Blush On, dan Eyeshadow
-
5 Rekomendasi Model Gamis Simple Tapi Mewah untuk Lebaran Idul Fitri 2026
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
5 Ide Isi Hampers Estetik, Deretan Kue Kering Terpopuler yang Wajib Ada
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?