Suara.com - Ada banyak cara untuk bisa menarik pelanggan agar bisa membeli sebuah dagagngan. Tapi salah satu kedai yang menjual Thai Tea ini punya caria unik.
Cha Deen, sebuah kedai teh kecil di Lam Phlai, Provinsi Songkhla Thailand, baru-baru ini menjadi berita nasional karena pilihan kemasan tehnya yang tidak konvensional.
Di Thailand dan negara Asia lainnya, chai biasanya dijual dalam kantong plastik bening. Kelihatannya agak aneh bagi kebanyakan dari kita orang asing, tetapi tampaknya cukup standar di sana.
Meski begitu, bahkan sebagian besar orang Thailand mengangkat alis (atau keduanya) ketika mereka melihat bentuk bungkus yang tidak biasa yang digunakan oleh kios chai di Lam Phlai.
Alih-alih kantong plastik dan sedotan standar, Cha Deen menggunakan desain bungkus khusus yang menampilkan embel-embel yang terlihat seperti yang bisa dilihat sendiri. Mirip apa menurut kamu?
Foto-foto teh celup baru Cha Deen baru-baru ini viral di media sosial Thailand, dan hampir seketika menjadi viral, memicu berbagai reaksi dari pengguna. Beberapa menganggap tas itu ofensif, yang lain menganggapnya lucu, dan sebagian besar setuju bahwa itu adalah strategi pemasaran yang hebat.
Meskipun foto tas tersebut baru saja beredar di media sosial beberapa hari yang lalu, sumber berita Thailand melaporkan bahwa Cha Deen telah melihat peningkatan yang serius pada pelanggan.
Cha Deen menawarkan berbagai rasa es teh, seperti teh Thailand, teh hijau, kakao, Ovaltine, tetapi bahkan jika itu adalah teh paling enak di dunia, apakah Anda pernah meminumnya dari ITU?
Baca Juga: Viral Wanita Diminta Bersyukur Jika Punya Suami Macam Firaun, Auto Trending Topic Panen Hujatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN