Suara.com - When Art Meets Food menjadi judul kolaborasi teranyar startup restoran online multibrand, Dailybox Group. Dalam kolaborasinya kali ini, Dailybox menggaet seniman bergaya jalanan - Muklay, dengan menampilkan tiga ilustrasi karakter Dailybox yaitu Mr. Black Box, Flossy Floss, Ms. Sheerato.
Ketiga ilustrasi tersebut dibuka untuk umum dan dapat disaksikan di MoJA Museum Gelora Bung Karno pada 27 Mei hingga 10 Juni 2022 mendatang.
"Kami dari MoJA Museum tahu karya-karya seni dari Muklay. Dan kami melihat kami bertiga (Dailybox, Muklay dan MoJA Museum) memiliki antusias yang sama dengan seni. Jadi kami senang dengan kolaborasi ini," kata Aswin Lim dari MoJA Museum.
Sebagai lokasi yang memamerkan instalasi seni, Aswin mengatakan kolaborasi tersebut dibuat agar masyarakat lebih aware dengan fenomena atau tren yang sedang marak lewat seni yang Instagrammable.
"Lewat karya terbaru Muklay ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang fenomena cloud kitchen yang sedang naik daun," ucap Aswin Lim lebih lanjut. Cloud kitchen sendiri merupakan konsep dapur dengan fasilitas memasak yang disiapkan untuk menyiapkan makanan khusus pengiriman.
Saat ini, Dailybox Group merupakan salah satu operator cloud kitchen terbanyak di Indonesia, yang berada di 145 lokasi di Indonesia dan mampu memproduksi 12.000 porsi makanan setiap hari.
Sementara terkait kolaborasinya dengan brand restoran online tersebut, Muklay bercerita mengenai inspirasi karakter yang ia buat yaitu Mr. Black Box, Flossy Floss, Ms. Sheerato.
Kata Muklay, ia terinspirasi dari bungkus atau packaging Dailybox yang cukup ikonik dengan warna hitam dan shape boksnya dengan tambahan karakter seolah-olah hidup seperu tangan dan sepatu.
"Saya kebetulan orangnya suka tantangan. Gak harus punya karakter yang pakem, itu gak ada keharusan. Biasanya saya agak bawel di warna, waktu pas dapat brief dari Dailybox, bisa fleksibel dari warna," kata Muklay dalam acara peluncuran kolaborai baru-baru ini.
Baca Juga: Peduli Budaya, Paguyuban Nunggak Semi Gelar Pameran Keris
Dalam kolaborasi tersebut, MoJA Museum juga menyediakan kanvas dengan stensilan ilustrasi Muklay yang dapat bebas dikreasikan oleh pengunjung museum di area MoPaint.
Instalasi seni ini menggunakan Puffin Paint brand cat lokal dengan varian produk terlengkap dan satu satunya cat lokal yang memiliki produk cat anti serangga yang sudah bersertifikasi internasional.
Instalasi seni When Art Meets Food juga dapat dibawa pulang dalam bentuk merchandise yang dapat dibeli di MoJA Museum Gelora Bung Karno dan Tokopedia, berupa enamel pin dengan perks spesial, kaos, tumblr dan tote bag mulai 27 Mei 2022 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
2 Rekomendasi Cushion Hanasui untuk Kulit Berminyak Sesuai Klaim dan Review Pembeli
-
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Airlangga Blak-blakan di Balik Keputusan Ini?
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"