Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut ajang "BNI Java Jazz Festival 2022" yang sukses digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.
Antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam acara itu menjadi indikator semakin pulihkan ekonomi pascapandemi.
Menparekraf Sandiaga mengatakan hingga hari terakhir festival, tercatat ada sekitar 30 ribu pengunjung yang memadati BNI Java Jazz Festival. Para pelaku ekonomi kreatif pun turut melengkapi jalannya acara, mulai dari adanya 22 kuliner yang ditawarkan hingga beragam merchandise.
“Saya meyakini bahwa penyelenggaraan konser dengan pendekatan protokol kesehatan dimana dibeli tiketnya secara online dan harus semua yang sudah tervaksinasi lengkap dan juga kita wajibkan penggunaan masker. Maka BNI Java Jazz Festival ini sebagai event tahunan yang ke 17, tidak hanya bisa menghibur para penggemar Jazz, tapi juga mendorong kebangkitan ekonomi, membuka peluang usaha, karena banyak UMKM, official merchandise, dan bisa juga untuk promosi destinasi wisata,” ujarnya dalam keterangannya, Senin, (30/5/2022).
“Saya harapkan ini bisa menjadi pemicu event-event besar lainnya yang akan dilakukan di Indonesia, baik event nasional maupun internasional untuk kebangkitan ekonomi kita dalam tatanan ekonomi baru untuk tentunya mendorong ekonomi kreatif kita lebih baik ke depan,” kata Menparekraf.
Dalam BNI Java Jazz Festival 2022 terdapat special show yang dimeriahkan oleh artist international yaitu Jojo, PJ Morton, dan The Temptations Rev Feat. Glenn Leonard. Sementara, ada sekitar 70 musisi tanah air yang tampil.
“Saya malam ini sempat menonton penampilan dari Kahitna, Dira Sugandi, dan Dewa Budjana. Persembahan musik para musisi kita ini mampu menghipnotis seluruh penonton yang hadir dan saya sangat menikmati tiap alunan lagu yang dimainkan,” kata Menparekraf.
Salah satu hal unik dari festival ini ialah terdapat 10 panggung musik dengan konsep yang berbeda-beda. Salah satunya adalah panggung Wonderful Indonesia yang berukuran 9,76 x 9,96 m, dipenuhi dengan hiasan dedaunan hijau, yang menunjukkan kekayaan alam Indonesia ini sungguh luar biasa subur dan begitu indah. Ada pula panggung dengan konsep serba hitam hingga panggung berbentuk bus.
Baca Juga: Jawara Sandiuno Gelar Pelatihan Pembuatan Kopi Bagi Para UMKM di Tasikmalaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan