Suara.com - Seseorang melakukan pensiun biasanya karena memang sudah waktunya atau mengidap penyakit yang mengharuskan seseorang itu berhenti kerja. Ketika pensiun yang diharapkan adalah bisa beristirahat dan lekas pulih.
Hal itu malah berbanding terbalik dengan kisah yang di alami seorang wanita ini. Alih-alih memiliki kehidupan yang tenang, dirinya malah mengalami tekanan paling berat.
"Usiaku saat ini 55 tahun dan suamiku lebih tua satu tahun dariku. Kami sudah menikah hampir 15 tahun. Aku dan suamiku sama-sama bekerja karena kami memiliki beberapa hutang yang harus dibayar. Tetapi aku harus pensiun karena mengidap sebuah penyakit," jelas wanita itu dilansir dari The Sun.
"Aku kira bisa istirahat dan pulih dengan tenang setelah pensiun. Tapi nyatanya tidak, suamiku menyuruhku untuk selalu bangun pagi dan menyiapkan sarapan. Tak hanya itu aku juga diperlakukan seperti pembantu bukan seorang istri," sambungnya.
Suami si wanita ini sangat mengontrolnya. Hal itu disebabkan semenjak istrinya pensiun, beberapa hutang yang belum lunas yang menanggung adalah sang suami. Jadi, si wanita itu harus patuh dengan semua yang suaminya katakan.
Tentu saja, hal itu sangat mengontrol si wanita dan membuatnya merasa tak bahagia. Jangankan bahagia, sakit yang dideritanya juga tak kunjung sembuh karena ulah sang suami.
Curahan hati si wanita itu pun mendapat tanggapan dari Deidrei. Deidrei juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan suaminya bagian dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Setelah pensiun dan menjadi ibu rumah tangga mungkin hal yang bisa kamu lakukan. Tapi jika sikap suamimu seperti itu tidak dapat dibenarkan. Ia memperlakukanmu bagaikan pembantu. Kamu perlu berbicara dengan suamimu perihal apa yang kamu rasakan. Jika dia tak mau merubah apalagi mendengarmu. Kamu perlu mempertimbangkan kelanjutan hubungan kalian," pungkas Deidrei.
Baca Juga: Pilu Dugaan Ayah Tiri Perkosa Gadis Difabel, Keluarga Coba Tutupi Kasus
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami
-
Kapan Bank Mulai Libur Lebaran 2026? Cek Jadwal Layanan Terbatas di Sini
-
15 Pantun Minta THR Cair, Lucu dan Menghibur untuk Hari Raya Idulfitri
-
Kekayaan Fantastis Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Ditangkap KPK
-
Cara Menyimpan Sisa Ketupat di Freezer Agar Tetap Kenyal saat Dipanaskan
-
Biodata dan Agama Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Kena OTT KPK